# Asa Indonesia > Stay Informed, Stay Ahead ## Posts - [Pengamat Peringatkan Bahaya Benturan Tiga Ideologi Apokaliptik](https://asaindonesia.id/pengamat-peringatkan-bahaya-benturan-tiga-ideologi-apokaliptik/): JAKARTA – Kawasan Timur Tengah kini berada dalam cengkeraman “Trinitas Maut” yang mengancam stabilitas global. Wartawan senior sekaligus pengamat Timur Tengah, Irfan Maulana, dalam diskusinya di kanal Abraham Samad SPEAK UP, mengungkapkan bahwa eskalasi antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran bukan lagi sekadar perang konvensional, melainkan benturan tiga ideologi apokaliptik yang sangat berbahaya. 1. Mesianisme Zionis: Obsesi Bait Suci Irfan Maulana menyoroti bahwa di dalam internal Israel, terdapat faksi Zionis radikal yang tidak lagi menyembunyikan ambisinya. Bagi mereka, konflik ini adalah instrumen untuk mewujudkan Greater Israel. “Targetnya adalah pembangunan kembali Temple of Solomon di Yerusalem Timur. Dalam pandangan mereka, ini […] - [Saat 'Pedang' Trump Berbenturan dengan 'Salib' Leo XIV: Diplomasi Apokaliptik di Ambang Batas](https://asaindonesia.id/saat-pedang-trump-berbenturan-dengan-salib-leo-xiv-diplomasi-apokaliptik-di-ambang-batas/): WASHINGTON D.C. – Hubungan antara Gedung Putih dan Vatikan mencapai titik nadir paling rendah, sesuatu yang   belum pernah terjadi sebelumnya. Donald Trump, dalam gaya retorikanya yang khas, melancarkan serangan verbal terbuka terhadap Paus Leo XIV. Perseteruan ini bukan sekadar urusan ego, melainkan manifestasi dari benturan fundamental dalam memandang peta konflik Timur Tengah, khususnya terkait eskalasi militer di Iran. Kritik Moral vs Ambisi Politik Ketegangan ini bermula ketika Paus Leo XIV mengeluarkan pernyataan keras yang mengkritik keterlibatan Amerika Serikat dalam mendukung agresi Israel ke Iran. Vatikan secara konsisten mengingatkan bahwa membawa nama “Tuhan” dalam agresi militer—seperti yang sering digaungkan oleh faksi […] - [Tragedi 6 Hari Pascapelantikan: Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Berompi Merah Muda](https://asaindonesia.id/tragedi-6-hari-pascapelantikan-ketua-ombudsman-ri-hery-susanto-berompi-merah-muda/): Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menangkap dan menetapkan Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto, sebagai tersangka dalam kasus dalam tindak pidana korupsi dalam hal tata kelola usaha pertambangan di nikel di Sulawesi Tenggara (Sultra).(KOMPAS.com/Rahel) JAKARTA – Ruang publik dikejutkan dengan pemandangan miris di Gedung Bundar Kejaksaan Agung hari ini. Hery Susanto, yang baru saja mengucapkan sumpah jabatan sebagai Ketua Ombudsman RI periode 2026–2031 di hadapan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (10/4), kini keluar dengan tangan terborgol dan mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda. Hery ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan suap terkait tata kelola pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara untuk […] - [Syamsuddin Alimsyah: Hanya Koruptor yang Tak Ridho KPK Kuat dan UU Perampasan Aset Sah!](https://asaindonesia.id/syamsuddin-alimsyah-hanya-koruptor-yang-tak-ridho-kpk-kuat-dan-uu-perampasan-aset-sah/): JAKARTA – Nada bicara Aktivis Demokrasi, Syamsuddin Alimsyah, meninggi saat membedah skenario pelemahan pemberantasan korupsi di Indonesia. Dalam tayangan terbaru di Asanesia TV, ia melontarkan pernyataan menohok: bahwa resistensi terhadap lembaga pengawas dan regulasi penyitaan aset adalah indikator nyata siapa yang sedang dilindungi. KPK Dilumpuhkan, RUU Perampasan Aset “Dikubur” Syamsuddin menegaskan bahwa pola pelemahan ini sudah terlihat jelas. Dimulai dengan pelumpuhan KPK melalui revisi undang-undangnya, kini giliran RUU Perampasan Aset yang dibikin “mati suri” di tangan DPR RI. “Hanya orang koruptor yang tidak ridho kehadiran KPK, apalagi sampai KPK itu kuat. Dan sekarang, kita lihat sendiri, KPK sudah dilumpuhkan. Logika […] - [DPR Terus Ulur Waktu, RUU Perampasan Aset Sengaja "Dikubur"?](https://asaindonesia.id/dpr-terus-ulur-waktu-ruu-perampasan-aset-sengaja-dikubur/): JAKARTA – Komitmen DPR RI dalam pemberantasan korupsi kembali dipertanyakan. Meski desakan publik menguat, nasib Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset hingga kini masih gelap gulita. Alih-alih menjadi prioritas, regulasi yang digadang-gadang mampu memiskinan koruptor ini justru tampak sengaja “dikubur” dalam tumpukan agenda politik yang tak berujung. Aktivis Demokrasi, Syamsuddin Alimsyah, dalam tayangan di kanal Asanesia TV, memberikan kritik pedas terhadap lambannya gerak parlemen. Ia menilai ada ketidaksinkronan yang nyata antara janji-janji manis di depan kamera dengan realita pembahasan di ruang sidang. “Publik seperti sedang diprank. Di satu sisi bilang setuju demi citra, tapi di sisi lain prosesnya macet total di […] - [Aktivis Demokrasi Soroti MBG: Program Gizi Anak Atau Perbaikna Komisi Pejabat ?](https://asaindonesia.id/aktivis-demokrasi-soroti-mbg-program-gizi-anak-atau-perbaikna-komisi-pejabat/): JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai kritik tajam. Aktivis demokrasi sekaligus pengamat kebijakan publik, Syamsuddin Alimsyah, menyoroti adanya ketimpangan antara tujuan mulia pemenuhan gizi anak dengan realitas pengadaan barang yang dinilai tidak relevan, salah satunya pengadaan puluhan ribu unit motor listrik. Dalam keterangannya di kanal Asanesia TV, Syamsuddin mengungkapkan rasa keprihatinannya atas efektivitas anggaran MBG yang tahun ini menembus angka fantastis, yakni lebih dari Rp335 triliun. Menurutnya, besarnya anggaran tersebut justru mulai berdampak pada penundaan proyek infrastruktur dasar lainnya seperti perbaikan jalan desa karena anggaran yang tersedot ke pusat. Logika Motor Listrik di Medan Berat Poin utama […] - [Islamabad Kembali Menjadi Poros Negosiasi Global](https://asaindonesia.id/islamabad-kembali-menjadi-poros-negosiasi-global/): ISLAMABAD – Pakistan kembali mengukuhkan posisinya sebagai mediator strategis di panggung internasional. Setelah putaran perundingan maraton antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang sempat mengalami kebuntuan pada akhir pekan lalu, pemerintah Islamabad secara resmi telah mengusulkan digelarnya perundingan putaran kedua. 1. Kegagalan Putaran Pertama dan Upaya Rekonsiliasi Berdasarkan laporan Kompas.tv dan AP News (14/4/2026), pejabat senior Pakistan mengungkapkan bahwa Islamabad telah mengajukan proposal untuk mempertemukan kembali delegasi AS dan Iran. Meskipun Wakil Presiden AS, JD Vance, sempat menyatakan bahwa negosiasi sebelumnya berakhir tanpa kesepakatan karena isu nuklir, Pakistan tetap optimis. “Kami telah menjelaskan posisi kami sejelas mungkin, namun pihak Iran […] - [AS di Persimpangan Jalan: Antara Loyalitas ke Israel dan Ketakutan Perang Besar](https://asaindonesia.id/as-di-persimpangan-jalan-antara-loyalitas-ke-israel-dan-ketakutan-perang-besar/): JAKARTA – Posisi Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah kini diibaratkan sedang menggenggam bara api. Pengamat internasional, Hasibullah Sastrawi, mengungkap bahwa Washington tengah terjepit dalam dilema politik yang luar biasa hebat: menjaga loyalitas tanpa syarat kepada Israel atau terseret ke dalam lubang hitam perang regional yang tidak mereka inginkan. Dalam ulasannya di kanal Abraham Samad SPEAK UP, Hasibullah membedah bagaimana kebijakan luar negeri AS kini seolah “tersandera” oleh dinamika politik domestik dan manuver agresif Tel Aviv di lapangan. Dilema “Cek Kosong” Washington Hasibullah menyoroti bahwa Amerika Serikat berada dalam posisi sulit karena dukungan militer dan politik mereka seringkali digunakan Israel […] - [Timur Tengah di Ambang Kelumpuhan: Dari Perang Bayangan Menuju Konfrontasi Terbuka](https://asaindonesia.id/timur-tengah-di-ambang-kelumpuhan-dari-perang-bayangan-menuju-konfrontasi-terbuka/): JAKARTA – Kawasan Timur Tengah kini berada dalam fase paling berbahaya sejak dekade terakhir. Pengamat Timur Tengah, Hasibullah Sastrawi, memperingatkan bahwa stabilitas regional sedang dipertaruhkan seiring bergesernya pola konflik antara Israel dan Iran dari “perang bayangan” (shadow war) menjadi konfrontasi terbuka yang brutal. Dalam diskusi di kanal Abraham Samad SPEAK UP, Hasibullah membedah bagaimana perubahan paradigma perang ini tidak hanya mengancam kedaulatan negara yang bertikai, tetapi juga berpotensi melumpuhkan sendi-sendi ekonomi dan keamanan global. Runtuhnya Sekat “Perang Bayangan” Selama bertahun-tahun, Teheran dan Tel Aviv terlibat dalam perseteruan di bawah radar—melalui serangan siber, sabotase fasilitas nuklir secara rahasia, hingga penggunaan tangan […] - [Strategi "Licik" Israel: Menyeret AS Perang Besar dengan Iran](https://asaindonesia.id/strategi-licik-israel-menyeret-as-perang-besar-dengan-iran/): JAKARTA – Analisis tajam mengenai memanasnya suhu politik di Timur Tengah kembali mengemuka. Pengamat internasional, Hasibullah Sastrawi, mengungkap adanya desain besar di balik strategi militer Israel yang kian agresif. Israel dinilai sengaja memainkan ritme eskalasi bukan untuk sekadar membalas serangan, melainkan sebagai instrumen politik untuk memaksa keterlibatan militer Amerika Serikat secara penuh. Dalam keterangannya di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Hasibullah membedah bahwa Israel saat ini sedang mempraktikkan strategi “menyeret raksasa” ke medan laga. Keluar dari Bayang-Bayang Israel telah meninggalkan pola lama shadow war atau perang senyap. Kini, serangan dilakukan secara terbuka dan telanjang terhadap aset strategis serta kedaulatan […] - [Israel ''Sabotase'' Diplomasi Iran-AS, Hasibullah Sastrawi: "Eskalasi Ini Pesanan Politik"](https://asaindonesia.id/israel-sabotase-diplomasi-iran-as-hasibullah-sastrawi-eskalasi-ini-pesanan-politik/): JAKARTA – Pengamat Timur Tengah, Hasibullah Sastrawi, melontarkan analisis tajam terkait memanasnya situasi di kawasan Teluk. Tampil dalam diskusi di kanal Abraham Samad SPEAK UP yang diunggah, Selasa 14/6/2026 kemarin, Hasibullah secara gamblang menyebut bahwa rentetan eskalasi yang terjadi saat ini merupakan upaya sistematis Israel untuk menggagalkan setiap celah perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat. Hasibullah menilai, normalisasi hubungan Teheran-Washington adalah skenario terburuk bagi Tel Aviv. “Ada upaya sadar untuk memutus kabel diplomasi. Israel berkepentingan agar Amerika Serikat tetap berada dalam mode konfrontasi penuh terhadap Iran,” ujarnya. Diplomasi di Ujung Tanduk Menurut Hasibullah, setiap kali muncul sinyal de-eskalasi atau […] - [Dr. Awalil Rizky (Pengamat Ekonomi dari UGM)](https://asaindonesia.id/dr-awalil-rizky-pengamat-ekonomi-dari-ugm/) - [Aisha Rasyidilla Kusumasomantri, Pengamat Timur Tengah](https://asaindonesia.id/aisha-rasyidilla-kusumasomantri-pengamat-timur-tengah-2/) - [Aisha Rasyidilla Kusumasomantri, Pengamat Timur Tengah](https://asaindonesia.id/aisha-rasyidilla-kusumasomantri-pengamat-timur-tengah/) - [syamsuddin alimsyah (penerima kuasa Bonjowi)](https://asaindonesia.id/syamsuddin-alimsyah-penerima-kuasa-bonjowi-2/) - [Syamsuddin Alimsyah (Penerima Kuasa Bonjowi)](https://asaindonesia.id/syamsuddin-alimsyah-penerima-kuasa-bonjowi/) - [Anton Aliabbas pengamat militer](https://asaindonesia.id/anton-aliabbas-pengamat-militer/) - [](https://asaindonesia.id/3672-2/): Syamsuddin Alimsyah (Penerima Kuasa Bonjowi) - [Lebanon di Titik Nadir: PM Spanyol Ingatkan Jangan 'Gaza Kedua'](https://asaindonesia.id/lebanon-di-titik-nadir-pm-spanyol-ingatkan-jangan-gaza-kedua/): BEIRUT – Langit Lebanon kembali pekat oleh asap mesiu. Di tengah harapan global akan redanya konflik pasca-pembicaraan diplomatik di Pakistan, militer Israel justru melancarkan gelombang serangan udara paling mematikan dalam sejarah konflik modern di Lebanon. Tanpa peringatan dini dan menyasar pusat keramaian sipil, serangan ini telah mengubah wajah Beirut dan wilayah selatan menjadi ladang pembantaian yang memilukan. Serangan ‘Buta’ di Jantung Kota Laporan dari lapangan menunjukkan perubahan pola serangan yang drastis dan tidak manusiawi. Jika sebelumnya militer Zionis kerap memberikan informasi singkat sebelum melakukan pemboman, serangan terbaru di pusat kota Beirut terjadi secara tiba-tiba saat aktivitas warga sedang tinggi. Kementerian […] - [Hangatnya Kebersamaan di Bogor View 2: Dari Lantunan Ayat Suci Warga Yaman hingga Penghargaan Anak Berprestasi"](https://asaindonesia.id/hangatnya-kebersamaan-di-bogor-view-2-dari-lantunan-ayat-suci-warga-yaman-hingga-penghargaan-anak-berprestasi/): BOGOR – Semangat kebersamaan dan apresiasi terhadap prestasi generasi muda mewarnai momentum pasca Idulfitri di Perumahan Bogor View 2, Kota Bogor. Pada Minggu (12/4), warga menggelar seremoni Halalbihalal yang tidak hanya sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam pelestarian lingkungan dan penghargaan terhadap bakat anak bangsa. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Herry Karnadi, perwakilan Camat Bogor Barat, serta Lurah Cilendek Barat, Yugo Ambar. Suasana religius semakin kental saat ayat suci Al-Qur’an dikumandangkan dengan merdu oleh Ustadz Adel Fadhl Saleh, warga negara asing asal Yaman yang turut […] - [Membongkar 'Benteng' Intelijen dan Ketahanan Militer Iran](https://asaindonesia.id/membongkar-benteng-intelijen-dan-ketahanan-militer-iran/): JAKARTA – Di tengah bayang-bayang konflik terbuka, kapabilitas militer Iran kini menjadi teka-teki besar bagi Pentagon dan sekutunya. Pengamat militer dari CIDE, Anton Aliabbas, menyoroti bahwa Iran bukan lagi sekadar kekuatan regional biasa, melainkan entitas militer dengan tingkat resiliensi dan kecanggihan intelijen yang sering kali diremehkan oleh Barat. Kegagalan Deterensi: Jebolnya Pertahanan Lawan Salah satu poin krusial yang digarisbawahi oleh Anton adalah kemampuan rudal Iran dalam menembus sistem pertahanan udara yang selama ini dianggap tak tertembus. “Serangan yang mampu menjangkau titik-titik strategis menunjukkan bahwa Iran memiliki data intelijen yang sangat presisi mengenai celah sistem pertahanan lawan,” ujar Anton. Menurutnya, ini […] - [Selat Hormuz: Senjata Pamungkas dalam Perang Ekonomi Global](https://asaindonesia.id/selat-hormuz-senjata-pamungkas-dalam-perang-ekonomi-global/): JAKARTA – Di tengah kebuntuan diplomasi dan meningkatnya ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran, satu titik geografis kembali menjadi pusat gravitasi dunia: Selat Hormuz. Bukan sekadar jalur pelayaran, selat sempit ini kini menjelma menjadi “senjata ekonomi” paling mematikan yang mampu mengguncang stabilitas politik negara-negara besar. Hal ini ditegaskan Anton Aliabbas, pengamat militer dan Timur Tengah  saat tampil podcast  di kanal YouTube Abraham Samad Speak UP baru – baru ini. Urat Nadi yang Terancam Putus Selat Hormuz merupakan jalur distribusi bagi hampir 20% konsumsi minyak dunia. Secara geopolitik, penguasaan atas jalur ini memberikan daya tawar luar biasa bagi Iran. Analisis […] - [Ambisi Trump di Iran, Antara Gertakan Politik dan Risiko "Vietnam Jilid II"](https://asaindonesia.id/ambisi-trump-di-iran-antara-gertakan-politik-dan-risiko-vietnam-jilid-ii/): JAKARTA – Rencana besar Amerika Serikat di bawah kendali Donald Trump untuk melancarkan invasi darat ke Iran tengah menjadi sorotan tajam dunia internasional. Pengamat militer dan intelijen dari Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE), Anton Aliabbas, memberikan catatan kritis bahwa langkah ini bukan sekadar operasi militer biasa, melainkan pertaruhan besar yang bisa menjadi “mimpi buruk” bagi Washington. Demikian ditegaskan saat tampil podcast di kanal YouTube Abraham Samad Speak UP barui- baru ini. Narasi Regime Change Trump: Optimisme atau Delusi? Dalam berbagai kesempatan diskusi, Anton Aliabbas menyoroti klaim Trump yang meyakini bahwa kehancuran target-target strategis Iran oleh serangan udara akan […] - [Pizaro: Diplomasi Buntu di Pakistan, Timur Tengah Kembali Genting](https://asaindonesia.id/pizaro-diplomasi-buntu-di-pakistan-timur-tengah-kembali-genting/): JAKARTA – Kegagalan perundingan damai di Pakistan yang berakhir tanpa kesepakatan (deadlock) memicu kekhawatiran serius terhadap stabilitas keamanan global. Pengamat Timur Tengah, Pizaro Gozali, memberikan kritik tajam terhadap peran Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump yang dinilai menggunakan pola komunikasi menyesatkan. Dalam dialog di program “Pagi-Pagi Seru” TV One, Pizaro secara blak-blakan mengungkapkan kekesalannya terhadap klaim-klaim sepihak yang sering dilontarkan Trump ke hadapan publik. Kritik Keras atas “Klaim Kemenangan” Trump Pizaro menyoroti paradoks dalam narasi yang dibangun oleh Gedung Putih. Menurutnya, klaim Trump bahwa Amerika berada di posisi pemenang dalam konflik ini sangat tidak logis jika disandingkan dengan realitas […] - [“No Deal Reached”, Perang Panjang Meluas, Urgensi Koalisi untuk Keadilan dan Kemanusiaan](https://asaindonesia.id/no-deal-reached-perang-panjang-meluas-urgensi-koalisi-untuk-keadilan-dan-kemanusiaan/): Poetra Kajang Al-Nuyorki* Setelah 21 jam perundingan, lima jam berhadapan langsung, Amerika dan Iran meyatakan: “No deal reached: tidak ada kesepakatan”. Itu artinya perang pun akan berlanjut. Pada saat yang sama gempuran Israel ke Lebanon yang terus berlangsung, sementara Amerika tetap teguh berdiri di belakangnya. Tawaran gencatan setengah hati diperkosa di depan mata seluruh dunia. Dan pelaku seolah tak tersentuh hukum seraya tidak memiliki moral dan nurani. Situasi ini sebenarnya harus menjadi momentum yang sangat tepat bagi dunia Islam untuk membangun koalisi yang kuat. Saya menyebut aliansi yang diusulkan ini dengan “Aliansi untuk Keadilan dan Kemanusiaan” (Alliance for Justice and […] - [Kenapa Finlandia Bisa Bukan Siapa-siapa.](https://asaindonesia.id/kenapa-finlandia-bisabukan-siapa-siapa-kini-teratas/): Anthony Budiawan—Managing Director PEPS, Kolaborasi dengan AI. Dalam diskusi global mengenai kualitas pendidikan, Finlandia sering muncul sebagai anomali yang menarik. Negara kecil di Eropa Utara ini, yang pada pertengahan abad ke-20 masih pernah ertinggal secara ekonomi dan institusional, berhasil melakukan transformasi sistem pendidikan yang efektif dan berkelanjutan. Keberhasilan ini tidak lahir dari inovasi teknologi yang spektakuler, juga bukan dari disiplin ujian yang ketat, tetapi keputusan politik yang sangat mendasar: menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Pada dekade 1950–1960-an, sistem pendidikan Finlandia masih terbelah dan tidak merata. Akses terhadap pendidikan berkualitas sangat tergantung dari lokasi geografis dan latar belakang sosial-ekonomi. […] - [Peta Jalan Teheran: 10 Syarat Mutlak Iran untuk Perdamaian Permanen](https://asaindonesia.id/peta-jalan-teheran-10-syarat-mutlak-iran-untuk-perdamaian-permanen/): TEHERAN / ISLAMABAD – Menjelang pertemuan krusial di Islamabad yang dijadwalkan Jumat besok, pemerintah Iran secara resmi merilis daftar “10 Poin Proposal Perdamaian” yang menjadi syarat tawar-menawar dengan Amerika Serikat. Dokumen ini disebut Teheran sebagai satu-satunya jalan keluar untuk menghindari perang total yang dapat melumpuhkan ekonomi dunia. Berikut adalah rincian 10 syarat yang diajukan Iran: 1. Penghentian Embargo Ekonomi Total Amerika Serikat harus mencabut seluruh sanksi ekonomi terhadap Iran, terutama pada sektor perbankan dan ekspor minyak, guna memulihkan hak ekonomi rakyat Iran yang selama ini terisolasi. 2. Penarikan Militer AS dari Jalur Strategis Iran menuntut pengurangan kehadiran militer Amerika Serikat […] - [Islamabad Menjadi Saksi: Akankah Jumat Menjadi Titik Balik Perdamaian atau Sekadar Sandiwara Baru AS-Iran?](https://asaindonesia.id/islamabad-menjadi-saksi-akankah-jumat-menjadi-titik-balik-perdamaian-atau-sekadar-sandiwara-baru-as-iran/): ISLAMABAD / JAKARTA – Mata dunia tertuju pada Islamabad, Pakistan, yang dijadwalkan menjadi tuan rumah perundingan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan Iran pada Jumat, 10 April 2026. Pertemuan ini dimaksudkan untuk meratifikasi kesepakatan akhir berdasarkan proposal 10 poin yang diajukan Teheran, guna mengakhiri konflik yang telah melumpuhkan stabilitas kawasan selama berbulan-bulan. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, dan utusan khusus AS dikabarkan akan duduk semeja untuk membahas poin-poin krusial, mulai dari pembukaan permanen Selat Hormuz hingga penghentian sanksi ekonomi. Namun, di balik persiapan karpet merah diplomatik tersebut, suasana kebatinan publik justru dipenuhi keraguan mendalam. Gencatan Senjata yang ‘Bocor’ dan […] - [Tragedi Berdarah Lebanon: Israel Bombardir Pemukiman, 180 Jiwa Melayang di Tengah 'Gencatan Senjata' Semu](https://asaindonesia.id/tragedi-berdarah-lebanon-israel-bombardir-pemukiman-180-jiwa-melayang-di-tengah-gencatan-senjata-semu/): BEIRUT – Langit Lebanon berubah menjadi neraka dalam 24 jam terakhir. Di saat dunia internasional tengah bernapas lega mendengar klaim gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran, militer Zionis Israel justru meluncurkan gelombang serangan udara paling mematikan yang menghantam wilayah selatan dan pinggiran Beirut. Laporan medis terbaru mengonfirmasi sedikitnya 180 orang tewas, termasuk puluhan wanita dan anak-anak. Pelanggaran Kesepakatan di Balik Celah Diplomasi Serangan masif ini terjadi hanya beberapa jam setelah nota kesepakatan deeskalasi antara Washington dan Teheran mulai diberlakukan. Banyak pihak mengecam aksi ini sebagai pengkhianatan terbuka terhadap upaya perdamaian global. Namun, Tel Aviv dengan dingin berdalih bahwa Lebanon […] - [Ridlwan Habib: Demokrasi Amerika Terjebak dalam 'Gelembung' Narasi Buzzer Trump](https://asaindonesia.id/ridlwan-habib-demokrasi-amerika-terjebak-dalam-gelembung-narasi-buzzer-trump/): JAKARTA – Pengamat intelijen dan keamanan, Ridlwan Habib, memberikan catatan kritis terhadap kondisi sosiopolitik di Amerika Serikat saat ini. Dalam analisisnya, Ridlwan menyoroti fenomena memprihatinkan di mana masyarakat yang bermukim di negara yang dianggap sebagai “kiblat demokrasi” justru terjebak dalam arus informasi satu arah yang destruktif. Dominasi Narasi ‘Buzzer’ dan Matinya Objektivitas Ridlwan mengungkapkan bahwa sebagian besar warga AS kini hanya mendapatkan asupan narasi dari kelompok yang ia sebut sebagai “buzzer Trump”. Narasi-narasi ini didesain sedemikian rupa untuk menciptakan realitas alternatif yang jauh dari fakta lapangan. “Masyarakat Amerika saat ini cenderung memilih berita yang hanya memenuhi kepuasan batin mereka. Mereka […] - [Diplomasi Gagal: AS-Israel Khianati Gencatan Senjata, Iran Balas Tutup Selat Hormuz](https://asaindonesia.id/diplomasi-gagal-as-israel-khianati-gencatan-senjata-iran-balas-tutup-selat-hormuz/): TEHERAN / WASHINGTON – Timur Tengah berada di ambang perang total setelah Amerika Serikat dan Israel secara resmi menolak proposal perdamaian Iran dan melanjutkan serangan udara mematikan. Sebagai langkah balasan paling ekstrem, Teheran mengumumkan penutupan total Selat Hormuz, jalur nadi energi dunia, yang diprediksi akan memicu guncangan ekonomi global secara instan. Penolakan Mutlak Atas 10 Poin Usulan Iran Kebuntuan diplomatik ini memuncak setelah Gedung Putih secara resmi menolak “10 Poin Proposal Perdamaian” yang diajukan Teheran. Washington menyebut proposal tersebut sebagai tuntutan sepihak dan diumumkan sendiri Teheran. Serangan di Tengah “Perdamaian Semu” Sesaat setelah penolakan tersebut, militer Israel meluncurkan serangan udara […] - [Prajurit TNI Gugur di Lebanon: Indonesia Desak PBB Seret Israel ke Pengadilan Internasional](https://asaindonesia.id/prajurit-tni-gugur-di-lebanon-indonesia-desak-pbb-seret-israel-ke-pengadilan-internasional/): BEIRUT  – Eskalasi kekerasan di perbatasan Lebanon Selatan mencapai titik nadir bagi misi perdamaian dunia. Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Penjaga Perdamaian PBB (UNIFIL) dinyatakan gugur dalam insiden serangan yang melibatkan kekuatan militer Israel. Tragedi ini memicu kemarahan diplomatik di Jakarta dan tekanan besar bagi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengambil tindakan nyata. Hasil Penyelidikan PBB: Hantaman Proyektil Tank Merkava Juru Bicara PBB, Stéphane Dujarric seperti dikutip dari detik.com, merilis hasil penyelidikan sementara yang mengonfirmasi bahwa setidaknya satu dari insiden mematikan tersebut bersumber dari serangan langsung militer Israel. Sementara itu, untuk insiden kedua pada 30 Maret yang menewaskan dua […] - [Persetujuan Gencatan Senjata Antara Iran dan Israel (Amerika) Yang Rapuh](https://asaindonesia.id/persetujuan-gencatan-senjata-antara-iran-dan-israel-amerika-yang-rapuh/): Shamsi Ali Al-Nuyorki* Dalam beberapa hari terakhir ini ketegangan benar-benar meninggi di berbebagai belahan dunia. Perang Amerika-Israeli terhadap Iran telah memaksa dunia mengambil sikap karena dampak ekonomi yang cukup parah. Di Amerika sendiri harga minyak naik 100%, yang secara langsung berdampak kepada harga berbagai kebutuhan dasar masyarakat. Sangat wajar jika masyarakat Amerika pada akhir pekan lalu secara serempak di berbagai kota-kota besar melakukan demonstrasi besar-besaran menuntut agar Presiden Trump dimakzulkan. Konon ini adalah demo terbesar dalam sejarah negara adi daya ini. Demo anti Trump ini bukan baru. Dan sebenarnya bukan juga sekedar karena keterlibatan Amerika dalam perang Israel menyerang Iran. […] - [Antara Gencatan Senjata dan Ilusi Perdamaian: Membaca Realitas Kesepakatan AS–Iran](https://asaindonesia.id/antara-gencatan-senjata-dan-ilusi-perdamaian-membaca-realitas-kesepakatan-as-iran/): Wibawanto Nugroho Widodo, Ph.D. Dalam membaca dinamika hubungan antara Amerika Serikat dan Iran, penting untuk memahami bahwa setiap pembicaraan mengenai perjanjian bukanlah sekadar soal diplomasi formal, melainkan hasil tarik-menarik kepentingan strategis, tekanan domestik, dan kalkulasi militer yang kompleks. Jika disusun dalam sepuluh poin utama yang sering muncul dalam wacana perjanjian, maka dapat terlihat dengan cukup jelas mana yang realistis untuk disepakati, mana yang masih berada di wilayah kompromi sulit, dan mana yang hampir mustahil terwujud dalam waktu dekat. Poin-poin yang paling realistis biasanya berkisar pada langkah-langkah de-eskalasi terbatas, seperti penghentian serangan langsung, mekanisme komunikasi militer untuk mencegah salah perhitungan, serta […] - [BGN : Antara Program Gizi Anak dan Pengadaan Puluhan Ribu Motor Listrik](https://asaindonesia.id/bgn-antara-program-gizi-anak-dan-pengadaan-puluhan-ribu-motor-listrik/): JAKARTA – Aroma tidak sedap menyeruak dari kebijakan pengadaan barang di Badan Gizi Nasional (BGN). Dikutip dari Detik.com, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, melontarkan kritik keras terkait rencana pengadaan puluhan ribu unit sepeda motor listrik oleh lembaga tersebut. Charles mencium adanya pola yang janggal, terutama jika pengadaan ini benar-benar dipaksakan meskipun sebelumnya dikabarkan sempat mendapat penolakan dari Kementerian Keuangan. Kritik ini bukan tanpa alasan. Charles mensinyalir pengadaan motor listrik BGN memiliki kemiripan pola dengan proyek pengadaan mobil pick-up impor asal India untuk program Koperasi Merah Putih yang juga tengah menjadi sorotan publik. Modus Operandi yang Berulang? Dalam […] - [Catur di Atas Bara: Menakar Dinginnya Rasionalitas Diplomasi Teheran](https://asaindonesia.id/catur-di-atas-bara-menakar-dinginnya-rasionalitas-diplomasi-teheran/): JAKARTA – Di panggung dunia yang bising dengan genderang perang, Iran sering kali dilukiskan dengan warna-warna tunggal yang pekat: radikal, emosional, dan meledak-ledak. Namun, bagi Dr. Dina Sulaeman, potret tersebut hanyalah fatamorgana yang diciptakan oleh kacamata Barat yang buram. Dikutip dari kanal YouTube Abraham Samad Speak UP, Dina yang pernah lama bermukim di Iran  membedah anatomi politik Iran bukan sebagai api yang tak terkendali, melainkan sebagai sebuah permainan catur yang dimainkan dengan kesabaran seorang pertapa dan ketajaman seorang ahli strategi. Puisi di Antara Mesiu Dina mengajak kita menembus kabut stigma. Di balik retorika perlawanan yang membakar, ia menemukan denyut rasionalitas […] - [Bukan Sekadar Rudal: Dr. Dina Sulaeman Ungkap 'Senjata Rahasia' Iran Ada pada Mentalitas Rakyatnya](https://asaindonesia.id/bukan-sekadar-rudal-dr-dina-sulaeman-ungkap-senjata-rahasia-iran-ada-pada-mentalitas-rakyatnya/): JAKARTA – Selama puluhan tahun, dunia internasional menunggu runtuhnya stabilitas Iran di bawah beban sanksi ekonomi yang ekstrem. Namun, hingga hari ini, Teheran tetap berdiri tegak. Pengamat Timur Tengah, Dr. Dina Sulaeman, menilai kunci ketahanan tersebut bukan hanya terletak pada barisan rudal, melainkan pada struktur psikologi masyarakatnya yang unik. Seperti dikutip di kanal YouTube Abraham Samad Speak UP,  Dina membedah secara mendalam bagaimana Iran membangun apa yang disebut sebagai Culture of Resistance atau budaya perlawanan yang telah terinternalisasi secara kolektif. Ideologi Sebagai Perisai Nasional Menurut Dina, Barat sering kali salah hitung dengan menganggap sanksi ekonomi akan memicu pemberontakan rakyat terhadap […] - [Alumni Iran Kupas Tuntas Strategi Iran Buat  Trump Sampai Stres Hadapi Perang Berkepanjangan](https://asaindonesia.id/alumni-iran-kupas-tuntas-strategi-iran-buat-trump-sampai-stres-hadapi-perang-berkepanjangan/): JAKARTA – Mengapa perang besar di Timur Tengah jarang sekali pecah di dalam wilayah Iran sendiri? Jawabannya terletak pada satu frasa: Forward Defense atau Pertahanan Garis Depan. Pengamat Timur Tengah, Dr. Dina Sulaeman, mengungkapkan tersebut saat tampil podcast di kanal YouTube Abraham Samad Speak UP yang diunggah Selasa 7 April 2026 kemarin.  Menurtnya bahwa Iran tidak pernah menggunakan pola pertahanan pasif yang menunggu musuh mengetuk pintu perbatasan. Sebaliknya, Teheran telah membangun “benteng imajiner” yang membentang ribuan kilometer dari wilayah kedaulatannya. Memindahkan Medan Perang Dalam keterangannya, Dina menjelaskan bahwa esensi dari Forward Defense adalah memastikan bahwa jika konflik terjadi, medan tempurnya […] - [Ini Rahasia 'Napas Panjang' Teheran: Membuat Trump Letoy](https://asaindonesia.id/ini-rahasia-napas-panjang-teheran-membuat-trump-letoy/): JAKARTA – Di tengah eskalasi yang kian mendidih di Timur Tengah, sebuah pertanyaan besar terus membayangi: Bagaimana Iran, negara yang dikepung sanksi selama lebih dari empat dekade, mampu berdiri tegak menghadapi kekuatan militer Amerika Serikat dan Israel? Pakar Timur Tengah dari Universitas Padjadjaran, Dr. Dina Sulaeman, membongkar “rahasia dapur” pertahanan Teheran dalam diskusi terbaru bertajuk Alumni IRAN Buka Rahasia Kehebatan IRAN sebagaimana dikutip di kanal YouTube Abraham Samad Speak UP yang diunggah Selasa  7 april 2026 kemarin. Menurutnya, kekuatan Iran tidak terletak pada kemewahan alutsista, melainkan pada prinsip kemandirian mutlak. Kemandirian yang Dipaksa Sejarah Dina menjelaskan bahwa doktrin pertahanan Iran […] - [Indonesia Harus Keluar dari "Penjara" Balance of Power](https://asaindonesia.id/gugat-doktrin-lama-indonesia-didesak-keluar-dari-penjara-balance-of-power/): JAKARTA – Indonesia kini didorong untuk melakukan revolusi diplomatik dengan meninggalkan doktrin Balance of Power (BoP) atau perimbangan kekuatan yang selama ini dianggap membelenggu kebebasan bertindak negara di panggung global. Desakan ini muncul menyusul eskalasi militer Amerika Serikat-Israel vs Iran yang kian tak terkendali. Pakar Hukum Internasional, Prof. Hikmahanto Juwana, bersama para pengamat geopolitik, menilai bahwa terjebak dalam logika BoP hanya akan menjadikan Indonesia sebagai “pelengkap penderita” dalam rivalitas negara-negara besar. Bebas Aktif Bukan Berarti “Main Aman” Selama ini, Indonesia sering dipersepsikan menjalankan politik luar negeri yang berusaha menyeimbangkan kepentingan blok Barat dan Timur. Namun, Prof. Hikmahanto menegaskan bahwa di […] - [Prof. Hikmahanto: Hukum Internasional Menemui Ajal di Tangan Trump](https://asaindonesia.id/prof-hikmahanto-hukum-internasional-menemui-ajal-di-tangan-trump/): JAKARTA – Pakar Hukum Internasional terkemuka, Prof. Hikmahanto Juwana, melontarkan kritik pedas yang jarang terjadi terhadap eskalasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Dengan nada bicara yang sarat akan kekecewaan mendalam, Hikmahanto menyebut bahwa dunia sedang menyaksikan “runtuhnya marwah hukum internasional” akibat tindakan sepihak Donald Trump yang tidak lagi mempedulikan tatanan global. Kemarahan ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, serangan-serangan yang dilancarkan terhadap kedaulatan Iran telah menghancurkan fondasi Piagam PBB yang selama puluhan tahun menjadi pelindung bagi negara-negara di dunia. Demikian ditegaskan Prof. Hikmahanto Juwana saat tampil podcast di kanal YouTube Abraham Samad Speak UP baru-baru ini.  Standar Ganda yang […] - [Dinna Prapto: Indonesia Harus Jadi Pejuang Nurani, Bukan Pemain "Dua Kaki" dalam Krisis Israel-Iran](https://asaindonesia.id/dinna-prapto-indonesia-harus-jadi-pejuang-nurani-bukan-pemain-dua-kaki-dalam-krisis-israel-iran/): JAKARTA – Indonesia diingatkan untuk tidak terjebak dalam pragmatisme diplomatik yang dangkal di tengah eskalasi militer yang kian brutal di Timur Tengah. Dr. Dinna Prapto Rahardjo menegaskan bahwa Jakarta harus segera bersikap tegas, tidak boleh sikap mendua terhadap Israel. Indonesia harus  konsisten sebagai “Pejuang Nurani” di panggung global. Pernyataan ini muncul sebagai respon atas upaya-upaya “diplomasi bawah tanah” yang dianggap tidak sejalan dengan amanat konstitusi dan keadilan kemanusiaan universal. Berhenti Bermain di Dua Kaki Menurut Dr. Dinna, posisi Indonesia yang mencoba tetap manis di hadapan blok Barat sambil menyuarakan dukungan untuk Palestina sudah tidak relevan lagi. Dalam situasi di mana […] - [Ditinggal Sekutu, Trump Terasing: "Iron Curtain" Baru Kini Mengepung Gedung Putih](https://asaindonesia.id/ditinggal-sekutu-trump-terasing-iron-curtain-baru-kini-mengepung-gedung-putih/): BRUSSELS – Ambisi Donald Trump untuk melumpuhkan Iran dengan kebijakan “Zaman Batu” tampaknya membuahkan hasil yang tak terduga: isolasi total bagi Amerika Serikat. Di tengah eskalasi militer yang kian membara, Washington kini berdiri di panggung dunia tanpa kawan, menghadapi keretakan diplomatik terdalam dalam satu dekade terakhir. Dr. Dinna Prapto Rahardjo, dalam analisis tajamnya, menyoroti bahwa dunia tidak lagi melihat AS sebagai “polisi global”, melainkan sebagai faktor risiko yang harus dijauhi. Eropa Menarik Garis Demarkasi Aliansi Transatlantik yang biasanya solid kini tampak hancur berkeping-keping. London, Paris, hingga Berlin secara terbuka menolak mengirimkan bantuan logistik maupun militer untuk mendukung operasi Trump di […] - [Dinna Prapto : Diplomasi Bukan Untuk Konten Media Sosial](https://asaindonesia.id/dinna-prapto-diplomasi-bukan-untuk-konten-media-sosial/): JAKARTA – Di tengah kepulan asap konflik yang menyelimuti Teheran dan Washington, Indonesia secara resmi menawarkan diri sebagai jembatan perdamaian. Namun, langkah berani ini memicu diskursus mendalam mengenai esensi menjadi seorang mediator dalam konflik sekelas Perang Dunia III yang sedang mengintai. Dr. Dinna Prapto Rahardjo memberikan catatan kritis namun fundamental bagi para pembuat kebijakan di Pejambon. Menurutnya, misi menjadi juru damai bukan tentang seberapa keras tepuk tangan yang didengar di dalam negeri, melainkan seberapa efektif pesan rahasia tersampaikan di meja perundingan yang tertutup. Diplomasi Bukan Konten Media Sosial “Pekerjaan juru damai itu seharusnya sunyi, bukan ramai dengan sorak-sorai,” tegas Dr. […] - [Trump "Sang Koboi" Mulai Kesepian Ditinggal Bestinya. Aliansi Barat Rontok](https://asaindonesia.id/trump-sang-koboi-mulai-kesepian-ditinggal-bestinya-aliansi-barat-rontok/): WASHINGTON D.C. – Donald Trump kini benar-benar berdiri sendiri di tengah badai. Ambisi militeristisnya terhadap Iran tidak hanya membakar Timur Tengah, tetapi juga menghanguskan jembatan diplomasi yang selama puluhan tahun dibangun Amerika Serikat dengan para sekutunya. Dr. Dinna Prapto Rahardjo, dalam analisis sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Abraham Samad Speak UP, menyoroti fenomena langka dalam sejarah modern: sebuah negara adidaya yang kehilangan “kemudi” internasionalnya justru di saat ia merasa paling kuat secara militer. Retaknya Perisai Transatlantik Laporan dari berbagai ibu kota di Eropa menunjukkan pemandangan yang suram bagi Gedung Putih. Inggris, Perancis, hingga Jerman secara terang-terangan mulai menarik diri dari […] - [Fundamental Rapuh, Waspada Rupiah Tergelincir](https://asaindonesia.id/fundamental-rapuh-waspada-rupiah-tergelincir/): Anthony Budiawan—Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies) Bank Indonesia dan Pemerintah selalu mengklaim fundamental ekonomi Indonesia sangat kuat. Mereka mengatakan bahwa kurs rupiah seharusnya menguat karena saat ini terlalu murah—undervalued. Mereka bahkan mengatakan rupiah bisa tembus di bawah Rp15.000, atau bahkan Rp12.000 per dolar AS. Jokowi pernah berilusi rupiah kembali ke bawah Rp10.000 per dolar AS. Mereka merujuk cadangan devisa Indonesia yang relatif besar sebagai pendukung. Rupiah seharusnya mengapresiasi. Tapi fakta berkata lain. Rupiah terus tergelincir, kini tembus Rp17.000 per dolar AS. Mengapa bisa begini? Ternyata, cadangan devisa kita menggelembung terus oleh utang luar negeri. Selama 2014-2025, cadangan […] - [Dinna Prapto: Ambisi Militer Trump di Iran Menjadi "Langkah Bunuh Diri" Politik](https://asaindonesia.id/dinna-prapto-ambisi-militer-trump-di-iran-menjadi-langkah-bunuh-diri-politik/): JAKARTA – Pengamat hubungan internasional, Dr. Dinna Prapto Rahardjo, memproyeksikan berakhirnya supremasi politik Donald Trump dalam waktu dekat. Kebijakan konfrontasi militer terbuka melawan Iran yang awalnya dirancang untuk menunjukkan kekuatan, kini justru berbalik menjadi bumerang yang diprediksi akan menjatuhkan sang Presiden dari tampuk kekuasaan. Bahkan Dinna tegas menyebut Trump segera akan jatuh. Demikian ditegaskan saat tampil podcast di kanal YouTube Abraham Samad Speak UP baru-baru ini.  Dalam analisis , Dr. Dinna membedah bagaimana kebijakan “Zaman Batu” terhadap Teheran telah menciptakan efek domino yang tidak lagi mampu dikendalikan oleh Gedung Putih. Paradoks Kekuatan: Menyerang Iran, Menghancurkan Amerika Dr. Dinna menyoroti bahwa […] - [Trump Terjepit: Ambisi "Zaman Batu"](https://asaindonesia.id/trump-terjepit-ambisi-zaman-batu/): WASHINGTON D.C. – Presiden Donald Trump kini berada di persimpangan jalan paling berbahaya dalam periode kepemimpinannya. Di tengah instruksi serangan militer yang mengancam akan mengembalikan Iran ke “Zaman Batu”, Trump justru menghadapi gelombang perlawanan masif dari rakyatnya sendiri yang mengancam akan melumpuhkan stabilitas Amerika Serikat. Demikian ditegaskan pengamat hubungan internasional termuka, Dr. Dinna Prapto Rahardjo, saat tampil podcast di kanal YouTube Abraham Samad Speak UP baru baru ini. Dinna memberikan peringatan keras mengenai dampak kebijakan luar negeri AS yang semakin agresif. Menurutnya, eskalasi yang terjadi saat ini bukan sekadar pamer kekuatan militer, melainkan pertaruhan eksistensial bagi pemerintahan Trump. Retorika Zaman […] - [Dari Smiling ke Dancing General, Melawan Amnesia Sejarah](https://asaindonesia.id/dari-smiling-ke-dancing-general-melawan-amnesia-sejarah/): Lukas Luwarso, Wartwan Senior Adakah korelasi tragedi penyiraman air keras aktivis Kontras, Andrie Yunus, 12 Maret 2026, dengan pernyataan Presiden Prabowo untuk “menertibkan” pengamat? Saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, 13 Maret 2026, Prabowo mengingatkan para pengamat yang kerap mengritik kinerjanya dan tidak suka pemerintahannya berhasil. “Kita akan tertibkan,” katanya. Ungkapan Prabowo itu mengingatkan kejengkelan Presiden Soeharto pada aktivis yang bersikap kritis pada pemerintahan Orde Baru. Soeharto, tahun 1996, menjuluki para aktivis demonstran sebagai  “setan gundul”  yang akan ia gebug. Meskipun beda era dan konteksnya, pernyataan dua presiden–yang kebetulan punya relasi sebagai mantan mertua dan menantu–ini menarik untuk […] - [Analis IPSI : Ini  Ketahanan Rezim Iran dan Proyeksi Peta Baru Timur Tengah](https://asaindonesia.id/analis-ipsi-ini-ketahanan-rezim-iran-dan-proyeksi-peta-baru-timur-tengah/): JAKARTA – Konflik di Timur Tengah bukan lagi sekadar adu kekuatan amunisi, melainkan uji ketahanan rezim dan visi jangka panjang. Pakar dari Indo-Pacific Strategic Intelligence (IPSI), Aisha Rasyidila Kusumasomantri, menegaskan bahwa ketahanan domestik Iran dan soliditas jaringan proksinya menjadi kunci utama dalam memproyeksikan masa depan kawasan tersebut. Dalam analisisnya sebagaimana dikutip di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Aisha membedah mengapa sanksi ekonomi bertubi-tubi gagal meruntuhkan struktur kekuasaan di Teheran, serta bagaimana hal ini akan membentuk keseimbangan kekuatan (balance of power) baru. 1. Soliditas “Axis of Resistance” di Bawah Tekanan Aisha menjelaskan bahwa ketahanan rezim Iran tidak berdiri sendiri, melainkan […] - [8.000 Ranjau Laut: Senjata "Kiamat" Ekonomi](https://asaindonesia.id/8-000-ranjau-laut-senjata-kiamat-ekonomi/): JAKARTA – Keunggulan teknologi militer konvensional Amerika Serikat dan Israel kini menghadapi tantangan serius dari inovasi senjata asimetris Iran. Analis dari Indo-Pacific Strategic Intelligence (IPSI), Aisha Rasyidila Kusumasomantri, mengungkapkan bahwa kombinasi Rudal Hypersonic dan Ranjau Laut telah mengubah peta kekuatan di kawasan tersebut secara radikal. Dikutip dari  kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Aisha menjelaskan bahwa dua instrumen militer ini bukan sekadar senjata biasa, melainkan alat politik dan ekonomi yang mampu mendikte pergerakan negara-negara adidaya. Rudal Hypersonic: Penembus Perisai Langit Aisha menyoroti bahwa kehadiran rudal hypersonic Iran, seperti seri Fattah, telah menciptakan krisis kepercayaan pada sistem pertahanan udara Barat.  8.000 […] - [Israel Mungkin Menang Pertempuran, Tapi Iran Sedang Memenangkan Peperangan](https://asaindonesia.id/israel-mungkin-menang-pertempuran-tapi-iran-sedang-memenangkan-peperangan/): JAKARTA – Pakar geopolitik dari Indo-Pacific Strategic Intelligence (IPSI), Aisha Rasyidila Kusumasomantri, memberikan otopsi tajam terkait konflik Timur Tengah saat ini. Ia menekankan perbedaan mendasar antara “memenangkan pertempuran” (winning the battle) dan “memenangkan peperangan” (winning the war) dalam konteks konfrontasi AS-Israel melawan poros Iran. Dalam penjelasannya saat tampil podcast  di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Aisha menyebut bahwa secara taktis militer, Israel memang seringkali unggul dalam pertempuran darat maupun udara. Namun, secara strategis, posisi mereka justru semakin terdesak dalam gambaran perang yang lebih besar. Perbedaan Taktis vs Strategis Aisha menjelaskan bahwa kemenangan dalam pertempuran seringkali hanya bersifat teknis dan […] - [Doktrin Pengepungan 3 Front. AS-Israel Terjepit Strategi Asimetris Iran](https://asaindonesia.id/doktrin-pengepungan-3-front-as-israel-terjepit-strategi-asimetris-iran/): JAKARTA – Pengamat Timur Tengah dari Indo-Pacific Strategic Intelligence (IPSI), Aisha Rasyidila Kusumasomantri, mengungkapkan bahwa posisi Amerika Serikat (AS) dan Israel saat ini berada dalam titik terendah dalam dekade terakhir. Demikian diungkapkan Aisha saat tampil di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, baru baru ini. Aisha Rasyidila Kusumasomantri adalah peneliti di Indo-Pacific Strategic Intelligence (IPSI) yang aktif memberikan analisis terkait geopolitik global dan keamanan kawasan. Aisha menyoroti apa yang disebut sebagai Doktrin Pengepungan 3 Front yang secara sistematis mulai melumpuhkan dominasi Barat di kawasan tersebut. Strategi Pengepungan yang Terkoordinasi Aisha menjelaskan bahwa Israel tidak lagi hanya menghadapi perang konvensional di […] - [Bongkar "Akal-Akalan" Verifikasi KPU, Leony Lydia: Format Ceklis Ijazah Jokowi Sengaja Dikaburkan?](https://asaindonesia.id/bongkar-akal-akalan-verifikasi-kpu-leony-lydia-format-ceklis-ijazah-jokowi-sengaja-dikaburkan/): JAKARTA – Pakar IT sekaligus aktivis Bongkar Ijazah Jokowi (Bonjowi), Dr. Leony Lydia, MT, kembali mengungkap temuan mengejutkan terkait manipulasi prosedur verifikasi administrasi di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Leony menengarai adanya desain “akal-akal-an” dalam format ceklis verifikasi yang membuat dokumen cacat prosedur tetap lolos seleksi. Temuan ini berfokus pada ketidakkonsistenan KPU dalam memeriksa elemen penanggalan pada legalisir ijazah yang digunakan Presiden Joko Widodo saat pendaftaran Capres. Manipulasi Istilah: Tanggal Legalisir vs Masa Berlaku Leony mengungkapkan bahwa dalam format ceklis verifikasi KPU, terdapat poin yang mengharuskan petugas mengecek “tanggal masa berlaku” legalisir. Namun, terdapat celah (loophole) yang menyebutkan jika dokumen tidak […] - [Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Leony Lydia: KPU Harusnya Nyatakan TMS!](https://asaindonesia.id/legalisir-ijazah-jokowi-tanpa-tanggal-leony-lydia-kpu-harusnya-nyatakan-tms/): JAKARTA – Keabsahan dokumen pencalonan mantan Presiden Joko Widodo kembali dihantam kritik keras. Pakar IT sekaligus aktivis Bongkar Ijazah Jokowi (Bonjowi), Dr. Leony Lydia, MT, membongkar kejanggalan fatal pada dua salinan ijazah legalisir yang digunakan Jokowi saat mendaftar Capres untuk periode 2014- 2019 dan Periode 2019 -2024 Berdasarkan dokumen resmi yang diperoleh Bonjowi dari KPU RI, kedua legalisir ijazah tersebut terbukti ”ompong” tanpa keterangan tanggal, bulan, dan tahun pengesahan. Padahal, UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan secara eksplisit mensyaratkan elemen penanggalan sebagai syarat sahnya sebuah dokumen negara. “Legalisir itu tindakan pejabat publik untuk mengesahkan fotokopi sesuai aslinya pada […] - [KPU Disorot:  Ijazah SMA Jokowi Tak Diserahkan ke Bonjowi, Ada Apa?](https://asaindonesia.id/kpu-disorot-ijazah-sma-jokowi-tak-diserahkan-ke-bonjowi-ada-apa/): JAKARTA – Polemik mengenai dokumen persyaratan pencalonan Presiden Joko Widodo memasuki babak baru yang penuh tanda tanya. Meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyerahkan salinan dokumen kepada kelompok masyarakat Bonjowi sebagai tindak lanjut putusan Komisi Informasi Pusat (KIP), fakta baru terungkap: Ijazah SMA Presiden Jokowi tidak ditemukan dalam bundel dokumen tersebut. Pakar Hukum Pidana, Edi Hardum, dalam kanal Asanesia TV, memberikan catatan keras terkait hilangnya dokumen krusial ini dan implikasi hukum yang membayangi kredibilitas institusi penyelenggara pemilu. Cacat Prosedural dan Administrasi Edi Hardum menegaskan bahwa secara hukum, persyaratan menjadi calon Presiden dalam UU Pemilu mewajibkan adanya bukti kelulusan pendidikan formal […] - [KPU Serahkan Dokumen ke Bonjowi. Betulkah Ijazah Jokowi Asli?](https://asaindonesia.id/kpu-serahkan-dokumen-ke-bonjowi-betulkah-ijazah-jokowi-asli/): JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya resmi membuka dan menyerahkan dokumen persyaratan pencalonan Presiden Joko Widodo kepada pihak pemohon, dalam hal ini kelompok masyarakat yang tergabung dalam Bonjowi. Langkah ini dilakukan menyusul putusan Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan transparansi atas dokumen yang selama ini menjadi pusat polemik publik. Praktisi hukum kawakan, Edi Hardum, memberikan analisis mendalam terkait implikasi hukum dari langkah KPU ini. Menurutnya, tindakan KPU adalah sebuah keniscayaan hukum yang seharusnya dilakukan sejak awal guna menghindari “bola liar” di masyarakat. Demikian ditegaskan saat tampil podcast live di kanal YouTubeAsanesia TV kemarin. Transparansi: Oksigen bagi Demokrasi Edi Hardum […] - [Iran Jebak AS - Israel Perang Darat dan Asimetris](https://asaindonesia.id/iran-jebak-as-israel-perang-darat-dan-asimetris/): TEHERAN – Di tengah gempuran udara “Operation Epic Fury” yang dilancarkan koalisi Amerika Serikat dan Israel sejak Februari 2026, Teheran justru menunjukkan ketenangan yang provokatif. Marsma (Purn) Agung Sasongkojati, pengamat militer senior, menilai bahwa Iran sedang memancing AS ke dalam sebuah jebakan sejarah: Perang Darat yang Melelahkan. Pergeseran Doktrin: Menghindari Langit, Menguasai Bumi Menurut Agung, Iran sangat menyadari ketertinggalan teknologi udara mereka. Dengan hanya memiliki sekitar 188 pesawat tempur dibandingkan 1.700+ milik AS, bertempur di langit adalah tindakan bunuh diri. “Iran telah menggeser fokusnya. Mereka membiarkan langitnya dihantam, namun mereka menyiapkan daratannya sebagai labirin kematian,” ujar Agung. Strategi ini bertujuan […] - [Marsma (Purn) Agung Peringatkan 'Rawa Berdarah' Jika Perang Darat Iran-AS Pecah](https://asaindonesia.id/marsekal-purn-agung-peringatkan-rawa-berdarah-jika-perang-darat-iran-as-pecah/): TEHERAN / WASHINGTON – Ketegangan di kawasan Teluk telah mencapai titik didih tertinggi dalam satu dekade terakhir. Menanggapi eskalasi yang kian memanas, mantan penerbang tempur sekaligus pengamat militer senior, Marsma (Purn) TNI Agung Sasongkojati, memberikan analisis tajam mengenai konsekuensi jika genderang perang darat benar-benar ditabuh antara Iran dan Amerika Serikat. Ancaman “4 Juta Pasukan” Bukan Sekadar Gertakan Dalam diskusi yang dikutip melalui kanal YouTube Abrham Samad Speak UP bertajuk   “Perang Darat Dimulai? 4 Juta Pasukan Iran Siap Menghabisi tentara Amerika ”, Marsekal Agung menyoroti mobilisasi masif yang diklaim Iran. Angka 4 juta personel—gabungan dari militer reguler, IRGC, dan milisi […] - [Menkeu Purbaya Sebaiknya Tidak Over-reaktif Terhadap Pendapat Pengamat](https://asaindonesia.id/menkeu-purbaya-sebaiknya-tidak-over-reaktif-terhadap-pendapat-pengamat/): Anthony Budiawan — Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies) Konflik di Timur Tengah mengguncang dunia. Ekonomi global menghadapi ketidakpastian yang tinggi. Indonesia tidak hidup dalam ruang isolasi—ekonomi domestik juga akan terdampak dan tertekan. Dampaknya tidak ringan. Stabilitas fiskal dan moneter terancam. Bahkan, nilai tukar rupiah sempat tembus Rp17.000 per dolar AS. Konflik Iran telah mengganggu pasokan minyak dan gas dunia secara signifikan, termasuk produk turunannya yang menjadi bahan baku industri, seperti plastik, tekstil, pupuk, dan berbagai produk lainnya. Kelangkaan pasokan jauh lebih berbahaya dibanding sekadar kenaikan harga. Ketika sektor riil tersumbat, ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi nyata. […] - [Analisis Intelijen: Ini Penyebab Trump Kesulitan Taklukkan Iran](https://asaindonesia.id/analisis-intelijen-ini-penyebab-trump-kesulitan-taklukkan-iran/): JAKARTA – Kesenjangan teknologi militer antara blok Barat dan Iran ternyata tidak menjadi jaminan kemenangan mutlak di medan tempur Timur Tengah. Analis intelijen, Dr. Stevi Andriani, dalam bedah strateginya mengungkapkan bahwa Teheran memiliki keunggulan non-konvensional yang mampu meredam agresi tercanggih sekalipun dari Amerika Serikat dan Israel. Menurut Dr. Stevi, keunggulan Iran tidak terletak pada jumlah jet tempur generasi kelima, melainkan pada tiga pilar kekuatan asimetris: Karakter Nasional, Kemandirian Alutsista, dan Doktrin Pertahanan “True Promise”. 1. Kekuatan Karakter dan Ideologi (National Building) Dr. Stevi menyoroti bahwa faktor terbesar yang luput dari kalkulasi intelijen Barat (CIA dan Mossad) adalah kedalaman karakter nasional […] - [Ini Strategi "Atrisi" Teheran Buat Trump Frustasi](https://asaindonesia.id/ini-strategi-atrisi-teheran-buat-trump-frustasi/): TEHERAN – Di tengah gempuran udara masif yang dilancarkan koalisi Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari 2026, Republik Islam Iran membuktikan bahwa keunggulan teknologi tidak serta-merta menghasilkan kemenangan cepat. Analis intelijen mengungkap bahwa Teheran menerapkan empat taktik “asimetris” yang dirancang untuk menguras stamina Amerika – Israel hingga menjadi frustasi Berikut adalah empat taktik utama yang menjadi tulang punggung pertahanan Iran: 1. Mosaic Defense (Pertahanan Terdesentralisasi) Ini adalah taktik pertahanan wilayah yang membagi kekuatan militer Iran ke dalam 31 titik komando independen di seluruh provinsi. 2. Mine Warfare (Perang Ranjau di Selat Hormuz) Iran memanfaatkan geografi strategis Selat Hormuz sebagai […] - [Analis Intelijen Ungkap 5 Titik "Lumpuh" Serangan Siber Iran terhadap Israel dan AS](https://asaindonesia.id/analis-intelijen-ungkap-5-titik-lumpuh-serangan-siber-iran-terhadap-israel-dan-as/): JAKARTA – Eskalasi konflik di Timur Tengah kini memasuki babak baru melalui perang asimetris di ruang siber. Analis intelijen, Dr. Stevi Andriani, mengungkapkan bahwa Iran bersama faksi pendukungnya telah memetakan lima titik serangan siber utama yang dirancang untuk melumpuhkan infrastruktur vital Israel dan sekutu terdekatnya, Amerika Serikat. Dalam diskusi mendalam di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Dr. Stevi membedah bahwa serangan ini bukan sekadar gangguan digital biasa, melainkan operasi terukur yang menyasar jantung pertahanan dan ekonomi lawan. Lima Titik Penetrasi Siber Menurut Dr. Stevi, serangan siber Iran yang dibantu oleh kelompok hacktivist pro-Iran, termasuk elemen dari Rusia, telah menyasar […] - [Selamatkan APBN dari Kebangkrutan, Kabinet Harus Direstrukturisasi Total!](https://asaindonesia.id/selamatkan-apbn-dari-kebangkrutan-kabinet-harus-direstrukturisasi-total/): JAKARTA – Krisis fiskal yang menghantui Indonesia akibat belanja negara yang dianggap “ugal-ugalan” dan tekanan geopolitik global memicu usulan kebijakan yang ekstrem. Ekonom senior Awali Rizky menegaskan bahwa langkah efisiensi pemerintah tidak boleh hanya berhenti pada penghapusan jabatan Wakil Menteri (Wamen), melainkan harus menyentuh akar masalah: Restrukturisasi Kabinet secara menyeluruh. Dalam analisis terbarunya di kanal Abraham Samad Speak Up, Awali menilai postur kabinet yang gemuk saat ini menjadi beban berat bagi APBN yang sedang “tekor”. Ia menekankan bahwa penghapusan posisi Wamen hanya akan memberikan penghematan kecil yang bersifat kosmetik jika struktur kementeriannya tetap boros dan tumpang tindih. Bukan Sekadar Efisiensi, […] - [Ekonom Bongkar "Akal-akalan" Politik Fiskal: Rencana Pelebaran Defisit  Demi Tutupi Utang](https://asaindonesia.id/ekonom-bongkar-akal-akalan-politik-fiskal-rencana-pelebaran-defisit-demi-tutupi-utang/): JAKARTA – Ekonom senior Awali Rizky mencium adanya upaya “akal-akalan” dari pemerintah untuk mengubah aturan main dalam pengelolaan anggaran negara. Ia menyoroti wacana pelebaran defisit APBN melampaui batas suci 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) sebagai langkah berbahaya yang hanya bertujuan untuk menutupi beban utang dan membiayai belanja yang tidak terkendali. Dalam pemaparannya di kanal Abraham Samad Speak Up, Awali menegaskan bahwa batasan 3 persen yang diatur dalam UU Keuangan Negara adalah “benteng terakhir” agar Indonesia tidak terjerumus dalam kebangkrutan ekonomi seperti yang dialami banyak negara berkembang lainnya. Manipulasi Aturan demi Syahwat Belanja Awali menilai rencana pelonggaran defisit ini […] - [Selamatkan APBN, Ekonom Usulkan Hentikan Proyek MBG](https://asaindonesia.id/selamatkan-apbn-ekonom-usulkan-hentikan-proyek-mbg/): JAKARTA – Ekonom senior Awali Rizky melontarkan usulan radikal untuk menyelamatkan ketahanan fiskal Indonesia yang kian terhimpit. Ia mendesak pemerintah untuk melakukan moratorium atau penundaan terhadap proyek mercusuar baru, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), guna mengantisipasi ledakan subsidi BBM akibat konflik Iran-Israel. Dalam analisisnya di kanal Abraham Samad Speak Up, Awali menyebut bahwa kondisi APBN saat ini berada dalam posisi “napas pendek” akibat pola belanja yang sangat agresif atau “ugal-ugalan”. MBG dan Risiko “Fiscal Stress” Menurut Awali, program Makan Bergizi Gratis yang menelan anggaran fantastis akan menjadi beban mati bagi APBN jika situasi global memburuk. Penutupan Selat Hormuz oleh […] - [BBM Akan Naik dan"Ketekoran" Fiskal Akibat  Ugal-ugalan  Belanja  dan Konflik Iran](https://asaindonesia.id/bbm-akan-naik-danketekoran-fiskal-akibat-ugal-ugalan-belanja-dan-konflik-iran/): JAKARTA – Ekonom senior, Awali Rizky, memperingatkan pemerintah Indonesia mengenai ancaman krisis ekonomi yang serius menyusul kombinasi buruk antara ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan pengelolaan belanja negara yang ugal-ugalan — tidak disiplin. Dalam diskusi di kanal Abraham Samad Speak Up, Awali menyoroti bahwa konflik antara Iran dan Amerika – Israel yang berpotensi menutup Selat Hormuz dapat menjadi pemicu krisis yang lebih dalam dibandingkan tahun 1998 jika tidak diantisipasi dengan kebijakan fiskal yang ketat. Ancaman Selat Hormuz dan Harga Minyak Awali menjelaskan bahwa Selat Hormuz merupakan urat nadi distribusi minyak dunia. Penutupan jalur ini dipastikan akan melonjakkan harga minyak mentah […] - [Penutupan Selat Hormuz Bakal Jadi 'Kiamat' Energi, Krisis 1998 Bisa Terulang](https://asaindonesia.id/penutupan-selat-hormuz-bakal-jadi-kiamat-energi-krisis-1998-bisa-terulang/): JAKARTA – Pengamat ekonomi senior, Dr. Awalil Rizky, memperingatkan pemerintah dan pelaku pasar untuk mewaspadai eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya ancaman penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Menurutnya, selat tersebut bukan sekadar jalur perdagangan biasa, melainkan “urat nadi” utama energi dunia yang jika terputus dapat memicu krisis ekonomi yang lebih parah dibandingkan tragedi 1998. Dalam analisis terbarunya, Awalil menekankan bahwa posisi geografis Selat Hormuz sangat krusial karena menjadi jalur lintasan bagi sekitar 20 hingga 30 persen pasokan minyak mentah global. “Jika Iran benar-benar menutup Selat Hormuz sebagai respons atas ketegangan geopolitik, pasokan minyak dunia akan mengalami shock seketika. Harga minyak […] - [Bayang-bayang 'Kekalahan Terhormat': AS Akan Ulangi Tragedi Afghanistan ?](https://asaindonesia.id/bayang-bayang-kekalahan-terhormat-as-akan-ulangi-tragedi-afghanistan/): JAKARTA – Eskalasi militer yang kian memanas antara poros Amerika Serikat-Israel melawan Iran kini memicu spekulasi mengenai titik nadir kekuatan Washington di Timur Tengah. Para pengamat mulai mencium aroma “skenario Afghanistan” jilid dua, di mana Pentagon diprediksi akan memilih opsi mundur demi menghindari kerugian ekonomi dan militer yang tak terperi. Pengamat geopolitik Timur Tengah, Prof. Yon Mahmudi, menilai bahwa Amerika Serikat saat ini terjebak dalam dilema yang mematikan. Di satu sisi, tekanan domestik dan risiko kehancuran alutsista kian nyata; di sisi lain, Iran di bawah kendali figur “Panglima Perang” Mojtaba Khamenei menunjukkan ketahanan yang di luar kalkulasi Barat. Mundur dengan […] - [Iran ‘Lawan Abadi’ yang Gagal Ditundukkan Amerika-Israel](https://asaindonesia.id/iran-lawan-abadi-yang-gagal-ditundukkan-amerika-israel/): TEHERAN – Di saat banyak pengamat Barat memprediksi keruntuhan Teheran dalam hitungan hari pasca-eskalasi rudal terbaru, kenyataan di lapangan justru bicara sebaliknya. Republik Islam Iran membuktikan bahwa mereka bukan sekadar negara dengan retorika kosong, melainkan sebuah kekuatan ideologis dan militer yang memiliki napas panjang dalam perang atrisi melawan poros Amerika Serikat dan Israel. Ketahanan Iran yang mengejutkan ini setidaknya bertumpu pada tiga pilar utama yang sering kali luput dari kalkulasi intelijen Barat: struktur sosial yang menyatu dengan militer, kemandirian teknologi di bawah sanksi, dan pergeseran poros sekutu ke Timur. Demikian ditegaskan, Prof. Yon Mahmudi, pakar sejarah dan geopolitik Timur Tengah […] - [Israel Adalah 'Anjing Liar' yang Sengaja Dilepas untuk Mencaplok Timur Tengah](https://asaindonesia.id/israel-adalah-anjing-liar-yang-sengaja-dilepas-untuk-mencaplok-timur-tengah/): JAKARTA – Pengamat Hubungan Internasional, Pizaro Gozali Idrus, melontarkan metafora keras terkait peran Amerika Serikat dalam eskalasi konflik di Timur Tengah. Pizaro menyebut Israel saat ini bertindak sebagai “anjing liar” yang sengaja dilepaskan oleh administrasi Donald Trump untuk mengintimidasi dan mencaplok wilayah negara-negara Teluk serta menghancurkan pengaruh Iran di kawasan. Dalam diskusi tajam di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Pizaro menilai tindakan agresif Israel, mulai dari genosida di Gaza hingga serangan ke fasilitas nuklir Iran, bukanlah inisiatif tunggal, melainkan bagian dari skenario besar Washington. Instrumen Pencaplokan Wilayah Menurut Pizaro, di balik dukungan militer tanpa batas dari AS, terdapat agenda […] - [Diplomasi ‘Memburu Cuan’ dan Hilangnya Taring Politik Bebas Aktif](https://asaindonesia.id/diplomasi-memburu-cuan-dan-hilangnya-taring-politik-bebas-aktif/): JAKARTA – Pengamat Hubungan Internasional, Pizaro Gozali Idrus, melayangkan kritik tajam terhadap arah kebijakan luar negeri pemerintah Indonesia di tengah eskalasi konflik Timur Tengah. Indonesia dinilai telah kehilangan marwah dan daya tawar (bargaining power) di panggung internasional karena terlalu fokus pada pragmatisme ekonomi, atau yang ia sebut sebagai diplomasi “memburu cuan”. Dalam diskusi mendalam bersama Abraham Samad, Pizaro menekankan bahwa Indonesia saat ini tidak lagi dipandang sebagai pemain kunci di Timur Tengah, kalah jauh dibandingkan negara-negara seperti Tiongkok, Turki, bahkan Qatar. Pragmatisme yang Menumpulkan Ideologi Pizaro menyoroti bahwa di era pemerintahan saat ini, orientasi utama diplomasi Indonesia adalah menarik investasi, […] - [Gunakan Strategi Perang Asimetris,  Iran Ingin ‘Bangkrutkan’ Amerika Serikat dan Israel](https://asaindonesia.id/gunakan-strategi-perang-asimetris-iran-ingin-bangkrutkan-amerika-serikat-dan-israel/): JAKARTA – Pengamat hubungan internasional, Pizaro Gozali Idrus, menilai bahwa konflik yang pecah antara Amerika Serikat dan Iran saat ini telah bergeser menjadi perang atrisi (war of attrition) yang bertujuan melumpuhkan ekonomi lawan. Iran dengan kecerdasannya,  secara cerdik menggunakan strategi asimetris untuk memaksa Washington menghabiskan anggaran militer dalam skala raksasa yang tidak berkelanjutan. Dalam keterangannya di forum Abraham Samad SPEAK UP, Pizaro mengungkapkan bahwa biaya operasi militer AS di Iran telah menyentuh angka yang fantastis, yakni sekitar US$2 miliar atau setara Rp33,9 triliun per hari. Logika ‘Murah Lawan Mahal’ Pizaro menyoroti ketimpangan biaya antara senjata yang digunakan Iran dengan sistem […] - [Frustasi Tidak Didukungan Nato,  Menhan AS Pete Hegseth  Bangun Narasi Provokasi Berbahaya](https://asaindonesia.id/frustasi-tidak-didukungan-nato-menhan-as-pete-hegseth-bangun-narasi-provokasi-berbahaya/): JAKARTA – Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Pizaro Gozali Idrus, melontarkan peringatan keras terkait munculnya narasi religius-radikal dalam kebijakan luar negeri Amerika Serikat terhadap Iran. Pizaro menyoroti pernyataan kontroversial Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, yang menyebut konfrontasi dengan Teheran sebagai “Perang Salib” (Crusade). Dalam diskusi di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Pizaro menilai penggunaan istilah tersebut bukan sekadar retorika politik, melainkan cerminan dari pergeseran paradigma militer AS ke arah ekstremisme evangelis. Eskalasi di Luar Logika Militer Menurut Pizaro, keterlibatan tokoh-tokoh seperti Hegseth dalam kabinet Donald Trump menandakan dominasi kelompok zionisme-kristen yang memandang konflik Timur Tengah melalui kacamata […] - [Jusuf Kallah : PMI Siapkan Misi Kemanusiaan ke Iran](https://asaindonesia.id/jusuf-kallah-pmi-siapkan-misi-kemanusiaan-ke-iran/): Ketgamb. PMI siap segera kirim bantuan kemanusiaan ke Iran (foto: merdeka,com) JAKARTA – Palang Merah Indonesia (PMI) menyatakan kesiapan penuh untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi warga sipil korban konflik di Iran. Pernyataan ini menyusul pertemuan penting antara Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla (JK), dengan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Markas Pusat PMI, Jakarta. Hasil Pertemuan dan Komitmen Kemanusiaan Dalam pertemuan tersebut, Jusuf Kalla menyampaikan rasa prihatin mendalam atas krisis kemanusiaan yang terjadi akibat eskalasi serangan di wilayah Iran. Sebagai organisasi kemanusiaan, PMI berkomitmen menjalankan peran aktif dalam membantu sesama tanpa memandang batas politik. Poin-poin utama […] - [Kedubes AS di Baghdad Kembali Diserang Drone dan Roket](https://asaindonesia.id/kedubes-as-di-baghdad-kembali-diserang-drone-dan-roket/): Ketgamb. Kgnow.com BAGHDAD – Eskalasi perang Iran melawan Amerika-Israel terus bergolak dan meluas. Kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di “Zona Hijau” Baghdad menjadi sasaran serangan drone dan roket pada Rabu dini hari (18/3/2026). Serangan ini menandai eskalasi serius dalam rangkaian ketegangan di kawasan tersebut selama beberapa hari terakhir. Kronologi Kejadian Menurut laporan dari sumber keamanan Irak dan saksi mata di lokasi, sirene peringatan bahaya mulai meraung di seluruh area Zona Hijau sebelum terdengar suara ledakan keras. Sistem pertahanan udara C-RAM milik kedutaan dilaporkan aktif mencoba mencegat proyektil yang datang. Beberapa poin utama dari insiden hari ini meliputi: Dampak dan Korban […] - [Laporan Khusus Jelang Lebaran: Arus Mudik Lebaran 2026 Memasuki Fase Krusial](https://asaindonesia.id/laporan-khusus-jelang-lebaran-arus-mudik-lebaran-2026-memasuki-fase-krusial/): ketgam (limputan 6) JAKARTA, 18 Maret 2026 – Gelombang besar pemudik mulai memadati urat nadi transportasi nasional hari ini. Berdasarkan pantauan terkini hingga pagi ini, pergerakan masyarakat telah memasuki puncaknya. Sinergi antara kebijakan pemerintah dan kesiapan infrastruktur kini sedang diuji oleh jutaan kendaraan yang bergerak secara simultan ke arah timur dan barat. 1. Prediksi Pergerakan: 143,9 Juta Jiwa di Jalanan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 mencapai 143,9 juta orang atau sekitar 50,6% dari total populasi Indonesia. Angka ini menunjukkan mobilitas yang masif, meski secara statistik mengalami penurunan tipis sebesar 1,75% dibanding tahun lalu. 2. Kondisi […] - [Pitan Daslani : MBS Aktif Komunikasi Desak Amerika Serang Iran?](https://asaindonesia.id/pitan-daslani-mbs-aktif-komunikasi-desak-amerika-serang-iran/): JAKARTA– Geopolitik Timur Tengah kini berada dalam titik didih yang melibatkan konstelasi aliansi lebih kompleks dari sekadar konfrontasi Amerika Serikat dan Iran. Pemerhati  hubungan internasional, Pitan Daslani, mengungkapkan adanya pergeseran kekuatan besar yang melibatkan keterlibatan aktif negara-negara Arab serta pengaruh Rusia dan Tiongkok. Desakan Rahasia Riyadh kepada Washington Salah satu poin paling krusial dalam analisis Pitan adalah peran aktif Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS). Meski di permukaan tampak berhati-hati, informasi internal menyebutkan MBS secara intensif mendesak Donald Trump untuk segera mengambil tindakan militer terhadap Iran. “MBS bolak-balik menelepon Trump, meminta agar Iran segera ‘dihajar’. Arab Saudi merasa […] - [Menyingkap Tabir "Gen" Persia: Rahasia Ketangguhan Tak Gentar Dikepung Amerika dan Bestinya](https://asaindonesia.id/menyingkap-tabir-gen-persia-rahasia-ketangguhan-tak-gentar-dikepung-amerika-dan-bestinya/): Pernahkah Anda memperhatikan raut wajah seorang diplomat Iran saat dicecar pertanyaan tajam di panggung dunia? Tidak ada kegugupan, tak ada keraguan. Yang tampak hanyalah tatapan dingin namun penuh percaya diri. Jurnalis senior dan pengamat internasional, Pitan Daslani, menyebut fenomena ini bukan sekadar akting politik, melainkan cerminan dari DNA Bangsa Persia yang telah teruji ribuan tahun. Bukan Sekadar Arab, Mereka adalah Persia Kesalahan umum dunia Barat adalah menyamaratakan Iran dengan tetangga-tetangganya. Pitan menekankan bahwa Iran adalah pewaris kekaisaran besar Cyrus the Great. Mereka adalah bangsa Persia yang memiliki jati diri sangat spesifik. “Mereka memiliki harga diri (dignity) yang berbeda. Jati diri […] - [Pentagon Berpikir Dua Kali Lanjut Melawan Iran](https://asaindonesia.id/pentagon-berpikir-dua-kali-lanjut-melawan-iran/): TEHERAN – Kekuatan militer Iran di bawah kepemimpinan baru tidak lagi bisa dipandang sebelah mata melalui kacamata konvensional. Analisis terbaru dari pemerhati hubungan internasional, Pitan Daslani, mengungkap bahwa Teheran telah mencapai tingkat kemandirian teknologi militer yang mampu melumpuhkan strategi pertahanan tercanggih milik Amerika Serikat dan Israel. Demikian ditegaskan saat tampil podcast di kanal YouTube Abraham Samad Speak UP yang diunggah Selasa, 17 Maret 2026 kemarin. Perang Biaya: Drone Murah vs Rudal Patriot Salah satu poin paling tajam dalam analisis Pitan adalah ketimpangan ekonomi dalam pertempuran udara. Iran dilaporkan menggunakan drone produksi lokal dengan biaya produksi hanya sekitar 20.000 dolar AS […] - [PERANG DARAT LAWAN IRAN, AMERIKA HARUS SIAPKAN 15 RIBU PETI MATI](https://asaindonesia.id/perang-darat-lawan-iran-amerika-harus-siapkan-15-ribu-peti-mati/): WASHINGTON D.C. – Di balik retorika “hajar Iran” yang menggema di Washington, tersimpan ketakutan mendalam di koridor Pentagon. Sebuah bocoran dokumen analisis pertahanan yang diungkap oleh jurnalis senior pemerhati hubungan internasional, Pitan Daslani memetakan konsekuensi mengerikan jika Presiden Donald Trump nekat meluncurkan invasi darat ke Teheran. Angka yang Melumpuhkan Ekonomi Dokumen tersebut bukan sekadar prediksi, melainkan  sebuah hasil kajian dan tentu berbasis hitungan dengan data data yang tingkat akurasinya sangat dipercaya. Hasil kajian itu, tidak lagi sekedar pegangan biasa bagi Trump melainkan menjadi peringatan keras bagi stabilitas domestik Amerika. Analisis Pentagon menyebutkan bahwa untuk benar-benar  dapat menjalankan misinya untuk melakukan […] - [Sosok Mojtaba Khamenei: Arsitek Bayangan yang Kini Menantang Hegemoni Gedung Putih](https://asaindonesia.id/sosok-mojtaba-khamenei-arsitek-bayangan-yang-kini-menantang-hegemoni-gedung-putih/): LAPORAN INTERNASIONAL Hasil  analisis  dari Pentagon sudah terlanjur bocor ke publik. Di sana dijelaskan bahwa   Amerika yang sedang dilanda resesi ekonomi kini diperhadapkan situasi yang sangat dilemma untuk menghadapi perang darat dengan Iran.  Berdasarkan Analisa Pentangon, Amerika diperkirakan membutuhkan sokongan dana biaya operasional perang  minimal minimal 3 trilyun dollar. Bukan hanya itu, pihak Pentangon juga mengingatkan Trum harus siap kehilangan nyawa sedikitnya 15 ribu pasukan (tentara AS)   untuk bisa  melawan  Iran dalam strategi perang darat yang panjang diperkirakan sampai 18 bulan Eskalasi ketegangan di Timur Tengah memasuki babak baru yang lebih dingin dan kalkulatif. Pengamat hubungan internasional senior, Pitan Daslani, […] - [Tumbal Literasi demi Piring Makan: Ancaman Bangkrutnya Visi Pendidikan 2045](https://asaindonesia.id/tumbal-literasi-demi-piring-makan-ancaman-bangkrutnya-visi-pendidikan-2045/): Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai memakan korban. Bukan kemiskinan yang terpangkas, melainkan masa depan intelektual bangsa. Dengan menyedot triliunan rupiah dari pos pendidikan, pemerintah dituding sedang melakukan perjudian besar: mengejar perbaikan gizi dengan menggadaikan kualitas otak anak bangsa. Ulasan  Redaksi ASA Indonesia “Kekeliruan paling fatal dalam sebuah kebijakan adalah ketika kita menyelesaikan masalah jangka pendek dengan menciptakan bencana jangka panjang.” Di atas kertas, visi “Indonesia Emas 2045” adalah sebuah janji tentang bangsa yang cerdas, kompetitif, dan berdaulat. Namun, di lorong-lorong birokrasi Jakarta, visi itu kini sedang dipertaruhkan. Sebuah kebijakan populis bernama Makan Bergizi Gratis (MBG) perlahan menjelma menjadi “lubang […] - [Persia di Antara Rudal dan Martabat](https://asaindonesia.id/persia-di-antara-rudal-dan-martabat/): Di tengah kepungan embargo yang mencekik selama puluhan tahun, Iran membuktikan bahwa kedaulatan bukan sekadar soal hulu ledak, melainkan ketahanan urat nadi domestik. Sementara itu, negara-negara Arab di sekelilingnya dituding kehilangan “kompas” moral karena memilih menjadi pion dalam papan catur Amerika-Israel. Wajah Teheran mungkin tak segemerlap Dubai atau Doha. Namun, di balik dinding-dinding beton yang dipenuhi mural revolusi, tersimpan sebuah rahasia yang membuat Washington dan Tel Aviv gusar: kemandirian. Dalam sebuah diskusi mendalam di kanal Abraham Samad SPEAK UP, mantan Duta Besar RI untuk Iran, Dian Wiranjurit, membedah anatomi kekuatan Iran yang selama ini kerap terdistorsi oleh narasi media Barat. […] - [Program Mobil India Koperasi Merah Putih Rawan Jadi 'Proyek Bancakan'](https://asaindonesia.id/program-mobil-india-koperasi-merah-putih-rawan-jadi-proyek-bancakan/): JAKARTA – Pakar Otonomi Daerah, Prof. Djohermansyah Djohan, memberikan catatan kritis tajam terkait tibanya 1.200 unit mobil pikap asal India untuk program Koperasi Merah Putih. Tampil podcast di kanal YouTube Abraham Samad Speak UP, mantan Dirjen Otonomi Daerah ini memperingatkan pemerintah agar tidak terjebak dalam pola pembangunan “top-down” yang mengabaikan kebutuhan riil masyarakat desa. Tiga Ancaman Utama Potensi Inefisiensi Anggaran (Gajah Putih) Prof. Djo demikian biasa disapa  menyayangkan besarnya alokasi anggaran yang tersedot untuk pengadaan kendaraan impor bermerek Mahindra dan Tata Motors. Menurutnya, pemaksaan spesifikasi kendaraan 4×4 asal India dengan skema utang koperasi berisiko membebani kas desa. “Jangan sampai mobil-mobil […] - [Denny Indrayana 'Bongkar' Ketimpangan Perjanjian RI-AS: Penjajahan Dagang Berkedok Diplomasi?](https://asaindonesia.id/denny-indrayana-bongkar-ketimpangan-perjanjian-ri-as-penjajahan-dagang-berkedok-diplomasi/): JAKARTA – Pakar Hukum Tata Negara, Prof. Denny Indrayana, melontarkan kritik keras terhadap langkah pemerintah yang menandatangani perjanjian dagang dengan Amerika Serikat. Dalam diskusi di kanal Abraham Samad SPEAK UP, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM ini menyebut dokumen tersebut lebih menyerupai “penjajahan dagang” daripada kemitraan strategis yang setara. Dikte Hukum: “Indonesia Shall” vs “US Shall” Denny mengungkap temuan mengejutkan terkait diksi hukum dalam draf perjanjian tersebut. Berdasarkan penelusuran dokumen PDF, frasa “Indonesia Shall” (Indonesia Wajib) muncul sebanyak 214 kali, sementara frasa “United States Shall” (Amerika Serikat Wajib) hanya ditemukan 9 kali. “Ini bukan perjanjian yang saling menghormati, tapi instruksi […] - [Trilema Tak Ilmiah Rismon Sianipar](https://asaindonesia.id/trilema-tak-ilmiah-rismon-sianipar/): Oleh: Lukas Luwarso Rismon Sianipar setahun terakhir dikenal berdiri di garda terdepan dan berteriak paling lantang sebagai juru bicara “ijazah palsu Jokowi”. Argumen hasil penelitian forensik-digital-nya  dianggap paling solid dalam mengungkap kepalsuan. Memakai metode analisis citra digital, overlay, dan algoritma Scale-Invariant Feature Transform (SIFT), ia menemukan ketidak-sinkronan teknologi percetakan tahun 1985, jenis huruf yang tidak lazim, dan berbagai kejanggalan lainnya. Namun publik mendadak disuguhi plot twist (kisah kejutan) yang menghebohkan. Rismon, pejuang pixel ijazah paling heroik, mendadak melakukan pertobatan tak-ilmiah. Ia tiba-tiba menyatakan “ijazah Jokowi asli”, dan meminta maaf serta sowan-sujud ke Jokowi. Ia bahkan meminta buku Jokowi’s White Paper, yang ia tulis […] - [Integritas di Titik Nadir: Menakar Jebakan ‘BoP’ dan Ancaman Lubang Tikus MBG](https://asaindonesia.id/integritas-di-titik-nadir-menakar-jebakan-bop-dan-ancaman-lubang-tikus-mbg/): JAKARTA – Indonesia saat ini sedang diuji oleh dua isu besar yang menyerang nalar publik sekaligus integritas para pemangku kebijakan. Tabir kekhawatiran pun tersingkap: dari arah kebijakan luar negeri yang abu-abu hingga potensi kebocoran anggaran domestik yang sistemik. Kegelisahan ini menjadi benang merah dalam diskusi panas di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP. Menghadirkan pengamat sosial-politik Dr. Ubedilah Badrun serta Ahsan Zidan (Ketua BEM Universitas Brawijaya), podcast tersebut membedah realitas di balik narasi-narasi manis pemerintah. Board of Peace: Diplomasi atau Ilusi? Fokus pertama tertuju pada inisiatif internasional bertajuk Board of Peace (BoP). Di atas kertas, BoP dipasarkan sebagai oase baru […] - ["Maling Berkedok Gizi" – Alarm Keras dari Kampus Biru](https://asaindonesia.id/maling-berkedok-gizi-alarm-keras-dari-kampus-biru/): Di tengah narasi optimistis pemerintah mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah suara lantang muncul dari Bulaksumur. Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM, hadir di   kanal YouTube Abraham Samad SPEAKUP bukan hanya membawa kritik, tetapi juga membawa “luka” demokrasi yang ia alami sendiri: teror, ancaman penculikan, hingga rencana pembunuhan. 1. “Maling Berkedok Gizi”: Proyek di Atas Perut Rakyat Tiyo  tanpa ragu  mengubah akronim MBG menjadi istilah yang lebih kelam. Ia menengarai program ini lebih condong sebagai proyek politik ketimbang gerakan kesehatan. 2. Tragedi NTT: Ironi Rp10 Ribu vs Rp1,2 Triliun per Hari Salah satu poin paling emosional dalam ulasan ini adalah […] - [Prabowo dalam Jebakan BoP dan Hegemoni Trump](https://asaindonesia.id/prabowo-dalam-jebakan-bop-dan-hegemoni-trump/): Analis hubungan internasional Prof. Hikmahanto Juwana mengungkap fakta pahit Indonesia bergabung dalam Board Of Peace (BoP).  Ia mengibaratkan Indonesia sekarang ini sedang berada di persimpangan jalan yang berbahaya. Antara ambisi menjadi juru damai dan kenyataan menjadi “alat” kepentingan global. Terutama dalam kepentingan Presiden Amerika  Donald Trump. Berikut adalah poin-poin krusial yang perlu disoroti: 1. BoP: Jebakan Batman bagi Kedaulatan RI Prof. Hikmahanto secara eksplisit menyebut Board of Peace (BoP) bukanlah panggung diplomasi, melainkan instrumen politik Donald Trump. 2. Diplomasi “Gamang” di Tengah Perang Iran Sikap membisu Indonesia atas serangan Amerika-Israel ke Iran menunjukkan diplomasi yang sedang tersandera. 3. Alarm “Venezuelanisasi” […] - [MEREMEHKAN IRAN: SEBUAH KECEROBOHAN SEJARAH](https://asaindonesia.id/meremehkan-iran-sebuah-kecerobohan-sejarah/): Meremehkan Iran adalah sebuah kecerobohan sejarah yang fatal. Pesan ini nampaknya menjadi teguran keras bagi Presiden AS Donald Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu, yang kini terlihat mulai frustrasi menghadapi perlawanan Teheran yang kian membara, bahkan secara tegas menolak opsi gencatan senjata. Iran bukan sekadar titik di peta Timur Tengah. Ia adalah pewaris Imperium Persia, pusat peradaban tertua yang pernah membentang dari Asia Tengah hingga Mediterania. Sejarah membuktikan kekokohan pertahanan mereka dalam perang berkepanjangan. Tengok saja Perang Iran-Irak; meski saat itu Irak didukung penuh secara terbuka oleh Amerika Serikat, Iran justru keluar sebagai pemenang. Pengalaman pahit itulah yang kini memaksa […] - [Mojtaba Khamenei Sosok Pemimpin Iran yang Ganas, Siap Tempur Habis Habisan Lawan Amerika-Israel](https://asaindonesia.id/mojtaba-khamenei-sosok-pemimpin-iran-yang-ganas-siap-tempur-habis-habisan-lawan-amerika-israel/): TEHERAN – Peta geopolitik Timur Tengah resmi memasuki fase paling krusial. Dewan Tinggi Ulama Iran mengumumkan Mojtaba Khamenei, putra kedua mendiang Ayatullah Ali Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. Langkah ini dipandang sebagai lonceng peringatan bagi Barat; Iran kini dipimpin oleh sosok yang jauh lebih radikal, agresif, dan tak kenal kompromi. Pengamat Intelijen Timur Tengah, Ridwan Hamid, dalam podcast di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP baru-baru ini, membedah mengapa suksesi ini menjadi mimpi buruk bagi poros Amerika Serikat dan Israel. Gagal Total Skenario CIA dan Mossad Menurut Ridwan, terpilihnya Mojtaba adalah bukti telak kegagalan intelijen Mossad dan CIA. […] - [Sembilan Syarat Iran yang Tak Akan Pernah Disetujui Amerika dan Israel](https://asaindonesia.id/sembilan-syarat-iran-yang-tak-akan-pernah-disetujui-amerika-dan-israel/): Edy Mulyadi, Wartawan Senior Di media sosial beredar daftar berisi 9 tuntutan yang disebut sebagai syarat gencatan senjata dari Iran. Daftar itu viral karena nadanya keras dan menantang. Jika Diterjemahkan, isinya kira-kira sebagai berikut: 1.Menyerahkan Benjamin Netanyahu ke Mahkamah Pidana Internasional. 2. Israel harus mundur ke garis perbatasan sebelum 7 Oktober. 3. Membatalkan rencana tentang Gaza yang didorong oleh Donald Trump. 4. Mencabut seluruh sanksi terhadap Iran dan mengembalikan dana Iran yang dibekukan. 5. Mengakui hak Iran atas program nuklirnya. 6. Menghentikan intervensi di Lebanon, Suriah, dan Yaman. 7. Menarik seluruh pangkalan militer Amerika dari tanah Arab. 8. Trump harus […] - [Misalkalkulasi Geopolitik: Ketika Indonesia Terjebak di Antara Trump dan BRICS](https://asaindonesia.id/misalkalkulasi-geopolitik-ketika-indonesia-terjebak-di-antara-trump-dan-brics/): Oleh: Sri Radjasa, M.BA (Pemerhati Intelijen) Membaca geopolitik global tidak bisa hanya dengan mencatat jadwal pertemuan diplomatik di permukaan. Kita harus berani masuk ke wilayah ontologis: Apa hakikat kekuatan yang sedang bergeser? Siapa yang sebenarnya memegang kendali? Tanpa itu, analisis kita hanyalah katalog peristiwa yang membosankan dan gagal menangkap perubahan paradigma. Dalam perspektif realisme struktural Kenneth Waltz, perilaku negara adalah produk dari konfigurasi kekuatan sistem internasional. Sementara itu, John J. Mearsheimer mengingatkan bahwa negara besar akan menjadi sangat agresif ketika merasa posisinya terancam. Inilah titik buta yang sering diabaikan: Melemahnya ekonomi Amerika Serikat tidak otomatis membuat jalan bagi BRICS menjadi […] - [Miskalkulasi Mossad dan CIA: Pengamat Intelijen Sebut Munculnya Mojtaba Khamenei Jadi 'Bumerang' bagi Barat](https://asaindonesia.id/miskalkulasi-mossad-dan-cia-pengamat-intelijen-sebut-munculnya-mojtaba-khamenei-jadi-bumerang-bagi-barat/): JAKARTA – Strategi intelijen Barat di Timur Tengah dinilai tengah menghadapi kebuntuan besar. Pengamat intelijen dari Universitas Indonesia, Ridwan Hamid, menyebut telah terjadi miskalkulasi fatal yang dilakukan oleh Mossad (Israel) dan CIA (Amerika Serikat) dalam memprediksi transisi kekuasaan dan stabilitas politik di Iran pasca-wafatnya Pemimpin Tertinggi Ayatullah Ali Khamenei. Dalam diskusi mendalam di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP, Ridwan Hamid mengungkapkan bahwa skenario yang disusun intelijen Barat—yang mengharapkan munculnya rezim pro-Barat atau pemimpin yang kompromistis—justru berujung pada penguatan garis keras Teheran. Kegagalan Skenario Transisi Menurut Ridwan, Mossad sebelumnya memprediksi bahwa kematian Ali Khamenei akan memicu gejolak rakyat yang menuntut […] - [Ketua BEM UB Azhan Zidan : Alarm Korupsi di Atas Piring Makan Anak-Anak](https://asaindonesia.id/ketua-bem-ub-azhan-zidan-alarm-korupsi-di-atas-piring-makan-anak-anak/): JAKARTA – Proyek unggulan pemerintah yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disorot publik.  Kalau ini kritik tajam  datang dari timur Jawa. Ketua BEM Universitas Brawijaya (UB), Azhan Zidan, memberikan catatan merah terhadap implementasi program tersebut yang dinilai sarat akan kepentingan pragmatis dan minim transparansi. Alarm Korupsi di Balik Piring Makan Rakyat Dalam diskusi mendalam di kanal Abraham Samad SPEAK UP, Azhan Zidan menyoroti bagaimana sebuah program dengan anggaran fantastis justru terjebak dalam masalah manajerial yang akut. Ia menekankan bahwa kegagalan pembayaran vendor kepada suplier lokal bukan sekadar masalah teknis, melainkan indikasi adanya lubang besar dalam tata kelola. “Program MBG ini […] - [Diplomasi "Kosmetik" di Tengah Krisis: Ubedilah Badrun Telanjangi Ironi Bergabungnya RI ke Board of Peace](https://asaindonesia.id/diplomasi-kosmetik-di-tengah-krisis-ubedilah-badrun-telanjangi-ironi-bergabungnya-ri-ke-board-of-peace/): JAKARTA – Di tengah himpitan harga pangan yang mencekik dan karut-marutnya program sosial, pemerintah Indonesia justru sibuk memoles wajah di panggung internasional. Keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace (BOP) memicu kritik keras dari analis sosial-politik, Ubedilah Badrun. Baginya, langkah ini bukan prestasi diplomasi, melainkan sekadar “kosmetik” politik untuk menutupi borok domestik dan krisis legitimasi moral. Menjual Perdamaian, Mengimpor Paradoks Dalam diskusi di kanal Abraham Samad SPEAK UP, Ubedilah mencium aroma kuat strategi “pencucian citra” (image laundering). Ia mempertanyakan bagaimana mungkin sebuah rezim yang masih membiarkan represi terhadap aktivis dan abai pada penegakan HAM, tiba-tiba tampil sebagai juru damai dunia. […] - [Perang dan Naikkan Harga BBM: Apa Bedanya Purbaya dengan Sri Mulyani?](https://asaindonesia.id/perang-dan-naikkan-harga-bbm-apa-bedanya-purbaya-dengan-sri-mulyani/): Edy Mulyadi, Wartawan Senior Perang Iran lawan Amerika Serikat dan Israel berpotensi memicu guncangan besar di pasar energi dunia. Jika konflik berkepanjangan, harga minyak global sangat mungkin menembus USD 100 bahkan lebih. Ahad, 8 Maret saja, minyak mentah sudah tembus USD 92/barel. Bagi Indonesia, kabar ini langsung memicu alarm fiskal. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengisyaratkan  kemungkinan kenaikan harga BBM subsidi. Katanya, ini terpaksa dilakukan jika lonjakan harga minyak dunia membuat APBN tidak lagi mampu menahan beban subsidi. Oke, masalahnya memang serius. Tapi pertanyaannya: apakah solusinya harus selalu sama? Menaikkan harga BBM? Mari kita lihat angkanya. Dalam APBN 2026, asumsi […] - [Syamsuddin Alimsyah: Putusan KIP adalah Sejarah, UGM Wajib Sudahi "Misteri" Akademik Jokowi](https://asaindonesia.id/syamsuddin-alimsyah-putusan-kip-adalah-sejarah-ugm-wajib-sudahi-misteri-akademik-jokowi/): JAKARTA – Aktivis demokrasi dan pegiat integritas pemilu, Syamsuddin Alimsyah,  menyebut putusan Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memenangkan sebagian gugatan Bonjowi terhadap Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai sebuah tonggak sejarah. Syamsuddin menegaskan bahwa putusan ini merupakan mandat hukum bagi UGM untuk segera menghentikan teka-teki panjang mengenai riwayat akademik mantan Presiden RI ke –  7  Joko Widodo. Demikian dikutip di kanal YouTube Asanesia TV yang diunggah Rabu kemarin. Syamsuddin menyoroti pentingnya keterbukaan institusi negara, terutama kampus sebesar UGM, dalam merespons keraguan publik melalui data otentik, bukan sekadar testimoni lisan. Kemenangan untuk Transparansi Publik Syamsuddin mencatat bahwa putusan KIP yang menyatakan dokumen […] - [Syamsir Jalil: UGM 'Kena Rudal', Saatnya Kembalikan Marwah dengan Kejujuran](https://asaindonesia.id/syamsir-jalil-ugm-kena-rudal-saatnya-kembalikan-marwah-dengan-kejujuran/): JAKARTA – Anggota tim penerima kuasa Bonjowi (Bongkar Ijazah Jokowi), Syamsir Jalil, SH  keras terhadap sikap Universitas Gadjah Mada (UGM) selama proses sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP). Syamsir menilai putusan KIP yang mengabulkan gugatan Bonjowi ibarat “rudal” yang menghancurkan bunker pertahanan UGM yang selama ini tertutup rapat. Demikian ditegaskan saat tampil podcast bareng tim Bonjowi di kanal YouTube Asanesia TV kemarin. Syamsir menyoroti betapa sulitnya mengakses dokumen yang seharusnya bersifat publik dari sebuah institusi pendidikan sebesar UGM. Kritik terhadap Sikap Defensif UGM Syamsir mengungkapkan kekecewaannya atas sikap UGM yang dianggapnya sangat menutupi informasi selama 4 hingga 5 bulan […] ## Pages - [Infografis](https://asaindonesia.id/infografis-2/): Infografis Intensitas Oligarki Ekonomi Indonesia 2014-2024 Rantai Setan Oligarki & Pilkada Lewat DPRD? Provinsi di Indonesia Dengan Inflasi Tertinggi Tahun 2025 Negara – Negara ASEAN dengan catatan pelanggaran HAM Indeks Kelaparan Global (GHI) di Asean berdasarkan data Global Hunger Index (GHI) tahun 2022 Indonesia menempati peringkat pertama sebagai negara dengan tingkat pengangguran tertinggi di ASEAN. - [PEDOMAN PRILAKU](https://asaindonesia.id/pedoman-prilaku/): PEDOMAN PRILAKU Bahwa setiap karyawan  media  yang bernaung dalam Yayasan ASA Indonesia Center wajib tunduk dan patuh pada kode etik jurnalis yang telah ditetapkan oleh Dewan Pers. Bahwa setiap karyawan  tidak boleh menerima pemberian uang atau barang sejenis lainnya dari nara sumber atau pemberi informasi  karena dikhawatirkan mempengaruhi sikap profesionalisme dan kualitas karya jurnalistik.  Bahwa  dalam menjalankan aktivitasnya setiap karyawan  menerapkan nilai-nilai dasar sebagai pedoman organisasi yang telah ditetapkan Yayasan ASA Indonesia Center, yakni: RELIGIUS Bahwa setiap aktivitas atau tindakan yang dilakukan diyakini secara mutlak berada dalam pengawasan Sang Khalik yang disandarkan atas keyakinan dan agama masing-masing serta menekankan sikap […] - [DEWAN REDAKSI](https://asaindonesia.id/dewan-redaksi/): Redaksi dan Manajemen Badan Hukum : Yayasan ASA Indonesia Center Founder : Abraham Samad Pimpinan  Umum : Syamsuddin Alimsyah Pimpinan Redaksi : Andi Nita Andi Amier Staf Redaksi : Hery Kuswanto, Rahman Ghifari Syah Yuda. Muhlis Administrasi  dan Keuangan : Sri Wahyuni - [Asanesia TV](https://asaindonesia.id/asanesia-tv/): Playlist 8 Videos Keluarga Diplomat Muda Alm. Arya Daru Mendadak Mengadu ke TNI. Apakah Tidak Percaya Polda? 0:16 LIVE | Breaking News!! Konferensi Pers Rakyat Menggugat Pemerintah & DPR 0:16 Pengamat Bongkar Penyebab Daerah Terus Bergolak, Kenaikan PBB P2 Tidak Manusiawi 0:16 “Untuk Ibu Pertiwi. 80 Tahun Indonesia Merdeka” 0:16 Demokrasi One Piece: Konsolidasi Rakyat vs Konsolidasi Elit? 0:16 ID Abaikan navigasi asanesia 0 0 0 Sign in to TubeBuddy Buat Gambar avatar Apa Alasan Mempertahankan Gibran? 0:16 Kapan Prabowo Copot Kapolri? 0:16 Iran vs I5rael. OTW Perang Dunia Ke-3? Gen Z Harus Gimana? 0:16 Play Play Play Play Play […] - [Regulasi](https://asaindonesia.id/regulasi/): Regulasi Perpres Nomor 33 Tahun 2020 – Lampiran I Putusan mkri 11003 1724130779 Tulisan Jurnal sudah dimuat di Bawaslu Provinsi DKI Jakarta UU Nomor 7 Tahun 2017 Batang Tubuh Hal 1-150 UU Nomor 7 Tahun 2017 Batang Tubuh Hal 151-317 UU Nomor 7 Tahun 2017 Lampiran I UU Nomor 7 Tahun 2017 Lampiran II (1) UU Nomor 7 Tahun 2017 Lampiran III UU Nomor 7 Tahun 2017 Penjelasan PKPU Nomor 17 Tahun 2023 - [Redaksi](https://asaindonesia.id/redaksi/): Table of Contents - [Surat Pembaca & Jurnalisme Warga](https://asaindonesia.id/surat-pembaca-jurnalisme-warga/): Surat Pembaca & Jurnalisme Warga - [Abraham Samad Speak Up](https://asaindonesia.id/abraham-samad-speak-up/): Playlist 9 Videos Ahli IT Bongkar Pembunuh Kacab BRI. Terlibat Sindikat Pembobol Rekening Dormant 204 Miliar Jokowi Masih Berkuasa. Prof. Siti Zuhro: Copot Segera Menteri Bermasalah! 0:16 Budi Gunawan Dicopot, Kapolri di Ujung Tanduk. 5 Menteri Geng Solo Terusir 0:16 Bentuk Tim Gabungan Pencari Fakta Untuk Mengusut Dalang Kematian Korban Demonstrasi 0:16 Efek Tunjangan Mewah DPR Pemicu Amuk Massa. 10 Nyawa Melayang Dalam Demo 0:16 YLBHI Buka Dalang Killing Fields. Aparat Diduga Melakukan Pembantaian Dalam Aksi Demonstrasi 0:16 Ubed Buka Penyebab Amuk Massa. Kapolri Harus Diberhentikan. Tragedi Demonstran di DPR 0:16 Setnov Bernyanyi Kasus Mega Korupsi E-KTP Terbongkar Lagi? Duka […] - [Infografis](https://asaindonesia.id/infografis/): Infografis Indonesia menempati peringkat pertama sebagai negara dengan tingkat pengangguran tertinggi di ASEAN. Indeks Kelaparan Global (GHI) di Asean berdasarkan data Global Hunger Index (GHI) tahun 2022 Negara – Negara ASEAN dengan catatan pelanggaran HAM Daftar Provinsi di Indonesia Dengan Tingkat Inflasi Tertinggi Tahun 2025 15 Pemerintah Daerah Dengan Dana Mengendap di Bank Tertinggi Statistik Utang Indonesia Tahun 2025 - [Photo](https://asaindonesia.id/photo/): Photo Komjen. Pol. (Purn) Drs. Oegroseno Prof. Dr. R. Siti zuhro Mayor Jenderal TNI (Purn.) Soenarko Selamat Ginting Yasril Ananta Baharudin Yudi Purnomo Diskusi E-Voting Ray Rangkuti Lukas Luwarso - [Jurnal&Buku](https://asaindonesia.id/jurnal-buku/): Jurnal & Buku Pemilih Kritis Syarat Utama Perwujudan Pemilu untuk Kesejahteraan - [Opini](https://asaindonesia.id/opini/): Opini Search Search Opini Gebrakan 200 Triliun Purbaya  Sulit Mendorong Pertumbuhan Ekonomi September 29, 2025 Tidak ada komentar Gebrakan 200 Triliun Purbaya  Sulit Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Oleh: Anthony Budiawan – Managing Director PEPS (Political Economy and Policy Studies) 14 September 2025 Presiden Prabowo … Read More → Opini Tanggung Jawab KPU  Terhadap Dokumen Pendikan Kandidat September 26, 2025 Tidak ada komentar Tanggung Jawab KPU  Terhadap Dokumen Pendikan Kandidat Djohermansyah Djohan (Guru Besar IPDN, Dirjen Otda 2010-2014, Media Adviser KPU Pemilu 2004) Kontroversi terkait dugaan ijazah palsu … Read More → Opini SERAKAHNOMICS OLIGARKI DI KASUS PAGAR LAUT September 26, 2025 […] - [Kontak](https://asaindonesia.id/kontak/): Kontak Kami Kami menghargai masukan, pertanyaan, dan kontribusi Anda. Hubungi kami melalui salah satu metode di bawah ini, dan kami akan segera menghubungi Anda kembali. +62 851-7977-1080 Senin – Jum’at : 08:00 Pagi – 16:00 Sore redaksi.asaindonesia@gmail.com​ Dapatkan kabar dalam waktu sekitar 24 jam. Alamat Kantor ASA Indonesia, Jl. TB Simatupang No.18, RT.8/RW.1, Gedong, Pasar Minggu, East Jakarta City, Jakarta 12520 Please enable JavaScript in your browser to complete this form.Please enable JavaScript in your browser to complete this form.Full Name *Email *PhoneMessage Submit Tim Redaksi Untuk pertanyaan editorial, koreksi, atau pengiriman konten, hubungi tim editorial kami redaksi.asaindonesia@gmail.com​ Periklanan & […] - [Home](https://asaindonesia.id/): Hukum Sri Radjasa Sebut Tim Reformasi ‘Mati dalam Kandungan’ ASA INDONESIA Februari 2, 2026 Tidak ada komentar Hukum Sri Radjasa  Instruksi ‘Titik Darah Penghabisan’ Kapolri Sebagai Ajakan Murtad Politik Februari 2, 2026 Tidak ada komentar HAM Eks Intelijen Sri Radjasa Ungkap Praktik Politik Sandera yang Saling Menguntungkan DPR dan Polri Februari 2, 2026 1 Komentar Ekonomi Survei Kadin Polanya Mirip BPS, Mainkan Angka Besar  Tidak Melihat Detilnya Januari 30, 2026 1 Komentar POLITIK View All HAM Prof. Dr. Anhar Gonggong, MA :   Jangan Beri Ruang Sedikitpun Kader Komunis Oktober 6, 2025 Ekonomi Prabowo Wajibkan  Menterinya Pake Maung Pindad Oktober 22, […] - [Tentang Kami](https://asaindonesia.id/tentang-kami/): Tentang Kami Yayasan ASA Indonesia Center ASA Indonesia Center biasa disingkat ASA Indonesia adalah Lembaga riset yang bergerak dengan isu anti korupsi, HAM dan Demokrasi.  ASA Indonesia berkomitmen menghadirkan media digital dengan menjunjung tinggi nilai nilai jurnalisme serta berkomitmen untuk terus mengedukasi publik agar terbangun kesadaran kritis akan hak-haknya sebagai warga negara. Termasuk berpartisipasi aktif dalam Gerakan anti korupsi, penegakan HAM dan demokrasi. Selamat Bergabung !! https://youtu.be/RF_r0Tc5Pm8?si=dsDexWBJQu4yw_er%20%20Sama%20link%20video%20ini%20untuk%20di%20tambah%20di%20kolom%20about [comment]: # (Generated by Hostinger Tools Plugin)