Foto : www.bbc.com
Jakarta – Palestina Sudah Merdeka. Itulah defactonya. Tercatat sudah 142 negara yang tergabung dalam anggota organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan dukungannya Palestina Merdeka. Artinya sudah dua pertiga anggota yang menyatakan dukungannya. Tentu minus Israel dan Amerika sebagai sekutunya.
Dukungan atas kemerdekaan Palestina sebagai negara yang Merdeka dan berdaulat saat berlangsung Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) mengenai Palestina dan Solusi Dua Negara di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Senin (22/9).
Inisiatif pembahasan datang dari Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman, yang diwakili oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Saudi Faisal bin Saud.
Hasilnya seperti dikutip dalam di IDN Times, PBB secara de facto mengakui Palestina sebagai negara merdeka. Meski demikian secara de jure tetap harus menunggu keputusan Dewan Keamanan PBB yang kerap terhambat veto AS. Meski begitu, sikap Majelis Umum mencerminkan suara moral dunia untuk gencatan senjata dan perdamaian berkeadilan.
Macron menegaskan pengakuan Prancis terhadap Palestina. Ia menekankan pentingnya menghentikan serangan Israel ke Gaza, menarik pasukan, dan membuka akses bantuan, sementara Hamas diminta menyerahkan sandera. Sementara Sekjen PBB Antonio Guterres menegaskan, kemerdekaan adalah hak bangsa Palestina dan penjajahan hanya akan memperpanjang kekerasan. (ASA)



