Jakarta Dikepung Banjir, 33 Ruas Jalan Lumpuh dan Motor Diizinkan Masuk Tol

whatsapp image 2026 01 12 at 13.28.23

ketgamb. banjir jakarta (riau.com)

JAKARTA – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Ibu Kota sejak dini hari menyebabkan wilayah DKI Jakarta kembali terendam banjir pada Senin (12/1/2026). Hingga pukul 11.00 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kenaikan signifikan jumlah area yang terdampak, mencakup puluhan RT dan puluhan ruas jalan utama di tiga wilayah kota administrasi.

Data Wilayah Terdampak

Berdasarkan data terbaru dari Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, tercatat sebanyak 22 RT dan 33 ruas jalan tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 20 cm hingga hampir satu meter.

  • Jakarta Selatan (19 RT): Wilayah terparah berada di Kelurahan Cilandak Timur dan Pasar Minggu dengan ketinggian air mencapai 40–95 cm. Luapan Kali Krukut dan curah hujan ekstrem menjadi penyebab utama.
  • Jakarta Utara: Banjir merendam wilayah Kelurahan Tanjung Priok, Sunter Jaya, hingga kawasan Plumpang. Di Kelurahan Sunter Jaya, genangan di jalan protokol sempat membuat arus lalu lintas macet total.
  • Jakarta Timur: Genangan terpantau di Jalan Taman Mini 1 (Pinang Ranti) setinggi 20 cm yang menghambat akses menuju arah H. Bokir.

Pintu Air Berstatus Waspada & Siaga

Laporan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menunjukkan kenaikan status pada sejumlah pintu air hingga pukul 12.00 WIB:

  • Siaga 2 (Siaga): Pintu Air Pasar Ikan (215 cm) dan Pintu Air Marina (202 cm) akibat pengaruh pasang air laut (rob) dan debit hujan.
  • Siaga 3 (Waspada): Pos Pesanggrahan (220 cm), Pos Sunter Hulu (180 cm), dan Ancol Flushing (190 cm).
  • Siaga 4 (Normal/Waspada): Pintu Air Manggarai berada di level 705 cm, naik dari posisi normal 670 cm.

Rekayasa Lalu Lintas: Motor Masuk Tol

Kondisi jalur arteri yang lumpuh, terutama di Jakarta Utara, memaksa Ditlantas Polda Metro Jaya mengambil langkah darurat. Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, mengonfirmasi bahwa sepeda motor sempat diizinkan masuk ke ruas jalan tol untuk menghindari titik banjir yang tidak bisa dilalui.

“Kami melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengarahkan kendaraan roda dua untuk memasuki ruas jalan tol, seperti dari Gerbang Tol Sunter ke arah Kebon Bawang dan dari Gerbang Tol Jembatan Tiga menuju Angke,” ujar Kompol Dhanar (12/1). Kemudian, Gerbang Tol Jembatan Tiga 1 di Penjaringan, Jakarta Utara yang mengarah ke keluaran Angke. Adapun, rekayasa lalin ini bersifat sementara.

BPBD DKI telah mengerahkan ratusan personel gabungan dari Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air menggunakan pompa mobile. Warga yang membutuhkan bantuan darurat diimbau segera menghubungi layanan bebas pulsa Jakarta Siaga 112.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top