Eks Intelejen BIN Sri Radjasa : Jokowi Mulai Mencari Suaka Politik Ke Prabowo

whatsapp image 2025 10 10 at 13.14.11

Jakarta –  Pertemuan Presiden Prabowo dengan Jokowi di Kertanegara, Jakarta Selatan beberapa  hari lalu masih terus menjadi pembicaraan public dan menimbulkan beragam spekulasi. Semua dipicu karena dua hal, pertama pertemuannya terkesan sangat mendadak dan undang. Kedua karena pertemuan tersebut adalah inisiatif pribadi Jokowi yang harus mendatangi Prabowo ke Jakarta. Tidak seperti yang terjadi selama ini, Prabowo yang berkunjung ke Solo.’

Mantan anggota Badan Intelejen  Negara (BIN) Kolonel Inf (Purn) Sri Radjasa Chandra  melihat  pertemuan  tersebut  ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan memiliki muatan politis yang signifikan terutama diri Jokowi yang membutuhkan perlindungan atas berbagai masalah yang sedang dihadapi diri dan keluarganya, mulai dari isu kasus ijazahnya hingga tuduhan berbagai kasus pidana lainnya ikut namanya dikait-kaitkan.  Sri Radjasa menduga Jokowi datang  ke Prabowo untuk “menagih utang politik” .

whatsapp image 2025 10 10 at 13.14.40

‘’ mungkin sedang mencari  semacam suaka politik,’’ ujarnya seperti dikutip di kanal Youtube Abraham Samad Speak UP.   Sri Radjasa dengan  pengalaman sebagai anggota intelejen negara yang cukup lama tampil dalam podcast tersebut dengan gaya bicara yang lugas, santai memperlihatkan sosok yang sangat percaya diri dengan informasi yang disampaikan adalah informasi di belakangan layar dan terverifikasi.

‘’Ini informasi dari dalam. Saya peroleh langsung,’’ katanya singkat seolah ingin meyakinkan publik dengan informasi  yang di sampaikan.

‘’Jadi saya ingin tegaskan pertemuan itu murni inistaitif Pribadi Jokowi untuk bertemu Prabowo. Tidak ada agenda lain,’’ tambahnya.

Sebagai mantan intelijen, Sri Radjasa menyebut bahwa pertemuan Prabowo dengan Jokowi  sarat dengan pesan simbolik dan strategi politik tingkat tinggi.  Jokowi sedang berusaha mengamankan posisi politiknya dan keluarganya di tengah situasi  dan dinamika politik belakangan semakin tidak menentu. Si Radjasa juga menambahkan  sekarang ini ada kekhawatiran dari pihak Jokowi terkait isu ijazah Gibran yang bisa berdampak pada legitimasi sebagai Wakil Presiden. Apalagi dengan ramainya di medsos yang mulai mengkritisi ke absahan dokumen yang digunakan saat maju mendaftar sebagai calon wakil presiden berpasangan Prabowo Subianto. 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top