Jakarta – Koordinator Tim Kuasa Bon Jowi, Petrus Selestinus, SH mengingatkan pihak UGM selaku termohon agar dalam sidang lanjutan sengketa informasi ijazah Jokowi yang akan digelar Selasa 2 Desember 2025 besok, agar membuka semua dokumen yang berkaitan dengan ijazah Jokowi.
‘’Dalam sidang sebelumnya, UGM sebenarnya tidak ada satupun dokumen yang mereka buka dan diserahkan kepada pemohon dengan berbagai alasan,’’ ujar Petrus saat tampil dalam podcast Abraham Samad Speak UP.
Menurut Petrus, bila mana UGM tetap kekeh pada keputusannya untuk menutup atau mengecualikan beberapa dokumen tidak ingin diperlihatkan atau diserahkan kepada pemohon, maka berdasarkan UU KIP, pihak UGM harus melakukan uji konsekwensi terlebih dahulu, mengkaji apakah benar dokumen yang dimaksud dikualifikasikan sebagai dokumen yang dikecualikan. Juga termasuk harus jelas alasan-alasannya mengapa dikecualikan. Apa pertimbangannya, dampaknya yang ditimbulkan sehingga harus dikecualikan. ‘’Dan ini sudah diperintahkan oleh majelis sidang sebelumnya. UGM harus melakukan uji konsekwensi dan harus melibatkan pihak luar,’’ ujar Petrus



