Sudirman Said : Apakah Kapolri Sudah Untouchable Sehingga Prabowo Tidak Berani Ganti

whatsapp image 2025 10 07 at 07.22.27

Jakarta — Rektor Universitas Harkat Negeri (UHN) , Sudirman Said  memahami sikap sekaligus rasa penasaran publik selama ini mempertanyakan kekuatan apa dibalik  jabatan Kapolri yang sudah begitu sangat lama dijabat oleh Jenderal Sigit Sulistiyo namun hingga sekarang belum tergantikan meski kinerjanya  tidak baik – baik amat dari Kapolri sebelumnya.

Sulistyo sendiri mulai menjabat Kapolri  sejak tanggal 27 Januari 2021, saat itu masih era kepempinan Presiden Joko Widodo. Sulistyo adalah Kapolri ke 25 dan  sekaligus  Kapolri pertama yang berasal dari reserse criminal murni. Tapi juga menjadi Kapolri terlama menjabat sepanjang perjalanan kepolisian di tanah air.

‘’Se sentralismenya Orde Baru saat itu, setiap lima tahun Kapolri berganti tuh. Begitu berganti pergantian kabinet, berganti juga. Ini,  seperti akhirnya kan menimbulkan persepsi, apakah Kapolri itu, untouchable” (tidak bisa disentuh—red) sehingga seorang Presiden barupun tidak berani atau tidak sanggup Kapolri. Itukan muncul pertanyaan di Masyarakat,’’ ujar Sudirman Said saat tampil podcast di kanal  youtube Abraham Samad Speak UP.

Menurut Sudirman, sudah  cukup banyak masalah yang selama ini terjadi  di masa kepemimpinan Kapolri  Sulistyo dan  seharusnya menjadi bahan evaluasi bagi kepempinan baru untuk bertindak.

‘’Leadership  dari Kepolisian itu tidak bisa menyembunyikan diri dari masalah-masalah yang selama ini muncul,’’ tambahnya lagi mengurai beberapa daftar kesalahan dalam tubuh di era kepemimpinan Sulistyo  dan seolah sudah menjadi kultur. Bahkan aktornya sangat dekat dengan Kapolri.  

Pertama kasus  tragedi pembunuhan di tol KM 50 yang beritanya sudah mulai hilang tanpa ada kabar lagi. Kedua, kasus tragedi. Tidak ada kabar sama sekali. Kedua, kasus Ferdi Sambo. Ketiga kasus perdagangan narkoba yang melibatkan Kapolda  Tedi Minahasa saat itu. Keempat, kasus kekerasan terhadap masyarakat di Kebumen . Kelima  tragedi kasus Kanjuruhan. Kanjuran itu gelap saja.

 ‘’Apakah Kepolisian sudah menjadi monster yang tidak bisa dikoreksi. Kan pertanyaan begitu kan?, ’’ kritik Sudirman Said.

Menurut Sudirman, sekarang ini adalah momen yang tepat, kesempatan bagi Presiden Prabowo sebagai presiden baru untuk menata ulang. Dan itulah gunanya demokrasi untuk menata ulang memperbaiki negeri.  Selengkapnya bisa nonton lebih lengkap dalam chanel berikut.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top