JAKARTA – Kritik tajam Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, terhadap proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebutnya sebagai “Maling Berkedok Gizi” dibayar mahal. Tiyo mengungkapkan bahwa dirinya, keluarga, hingga puluhan rekannya kini berada di bawah kepungan teror yang sistematis.
Tak tanggung-tanggung, Tiyo mencatat sedikitnya 40 pengurus BEM UGM menjadi sasaran intimidasi. Bentuknya beragam: mulai dari penguntitan fisik, serangan digital, hingga ancaman pembunuhan yang masuk ke ponsel pribadi mereka.
“Teror ini sudah lewat batas. Bukan cuma saya, 40 pengurus kami disasar, bahkan orang tua saya pun ikut diancam. Ini upaya pembungkaman yang primitif dan kotor,” cetus Tiyo, Senin (23/2).
LPSK dan Rektorat Turun Tangan
Menanggapi ancaman nyawa yang kian nyata, Tiyo menegaskan pihaknya telah mengambil langkah hukum serius. BEM UGM kini sedang melakukan koordinasi intensif dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) guna mengamankan keselamatan fisik para aktivis mahasiswa tersebut.
Selain itu, pihak Rektorat UGM juga telah diseret untuk bertanggung jawab memberikan perlindungan bagi mahasiswanya. Tiyo mendesak kampus tidak boleh tinggal diam saat mahasiswanya diintimidasi karena menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Kami sudah berkoordinasi intens dengan LPSK dan kampus. Kami menuntut jaminan keamanan. Negara dan institusi pendidikan tidak boleh takluk oleh premanisme politik yang bersembunyi di balik nomor-nomor gelap,” tegasnya.
Sindiran Menohok “Antek Asing”
Tiyo juga melontarkan sindiran pedas bagi pihak-pihak yang kerap melabeli mahasiswa kritis sebagai “antek asing”. Ia membeberkan fakta bahwa pesan-pesan ancaman yang diterimanya justru menggunakan nomor dengan kode luar negeri.
“Lucu sekali. Saya dituduh antek asing, tapi yang meneror saya pakai kode nomor asing. Jadi siapa sebenarnya yang sedang melayani kepentingan asing untuk membungkam anak bangsa sendiri?” sindirnya tajam.
Pesan Kesatria: Pantang Surut Selangkah Pun
Bagi Tiyo, hujan teror ini adalah pengakuan tidak langsung bahwa data yang ia beberkan mengenai potensi korupsi proyek MBG adalah benar dan sangat mengganggu kenyamanan para “pemain” besar.
“Saya hadapi ini secara kesatria. Rasa takut mahasiswa adalah kemenangan bagi pelaku teror.
.sumber : Diteror & Dapat Ancaman Pembunuhan. Ketua BEM UGM: MBG, Maling Berkedok Gizi? | #SPEAKUP – YouTube




gen z🔥🔥🔥