New York City – Hanya berselang beberapa saat setelah dirinya dinyatakan sebagai pemenang pilkada dalam pemilihan calon Walikota New York City, Zohran Mamdani langsung melepaskan serangan kritik keras terhadap Donal Trump yang kini sedang menjabat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik.
Zohran yang juga sebelumnya menjabat sebagai anggota dewan di Negara Bagian dari Partai Demokrat mengkritik habis-habisan Donal Trump yang dianggapnya selama ini kebijakannya banyak menyusahkan rakyat Amerika terutama kaum pekerja. Beberapa janji – janji manisnya saat mau sebagai kandidat Presiden tidak bersesuaian bahkan bertolak belakang di lapangan. Misalnya janji pemenuhan harga murah terhadap kebutuhan pangan, lapangan kerja dan lain sebagainya justru realitasnya bertolak belakang di lapangan.
“Ini adalah presiden yang berkampanye dengan janji harga bahan makanan yang lebih murah, dan sekarang … telah bertindak lebih jauh dengan memotong tunjangan SNAP bagi hampir 2 juta warga New York,” kata Mamdani dikutip dari detik.com.
Dalam kesempatan lain Zohran bahkan tidak segan-segan mulai menyindir soal pajak Trump dari sejumlah usaha bisnisnya. Menurutnya semua nanti dalam pemerintahannya akan dicek secara baik.
Sementara itu, Donald Trump seperti diberitakan sebelumnya mengomentari hasil pemilu di AS mengatakan “Saya rasa ini tidak baik untuk Partai Republik”.
Trump malah menyebut Zohran Mamdani sebagai komunis.
“Komunis, sosialis Marxis, dan globalis memiliki kesempatan, dan mereka hanya menghasilkan bencana. Dan sekarang mari kita lihat bagaimana seorang komunis akan bertindak di New York,” kata Trump.
Meski begitu, Trump bersedia membantu pemerintahan New York. Dia mendoakan kota itu sukses.
“Kita akan lihat bagaimana hasilnya nanti. Dan kita akan membantu mereka. Kita akan membantu mereka. Kita ingin New York sukses. Kita akan membantu mereka sedikit, mungkin,” katanya.



