New York — Ada suara-suara yang berkembang di masyarakat jika kampaye Zohran menerima dana/donasi dari George Soros untuk memenangkan pertarungan pemilihan Walikota New York yang lalu. Berita yang dimuat oleh, salah satunya, New York Times menuduh Kampanye Zohran menerima dana/donasi besar sekitar $23.7 juta.
Menurut Shamsi Ali Al-Nuyorki, Anggota Tim Transisi Mamdani dalam rilisnya yang diterima asaindonesia.id dengan tegas menyebut berita tersebut tidak benar.
‘’Berita itu tidak benar. Menerima donasi besar dari seorang billioner itu tidak sejalan dengan semangat kampaye Zohran yang harusnya memihak kepada rakyat kecil. Zohran telah mengkampanyekan diri bersama masyarakat dan akan selalu berada pada pihak masyarakat yang termarjinalkan; masyarakat pekerja (working class),’’ jelasnya.
Shamsi Ali adalah tokoh muslim yang sudah cukup lama menetap di Amerika Serikat, bahkan sukses mendirikan pesantren di negeri paman sam tersebut. Shamsi Ali sesungguhnya adalah warga negara Indonesia yang lahir di kampung ada tanah toa Kajang Bulukumba Sulawesi Selatan.
‘’Setelah saya menelusuri dan mencari jawaban benar tidaknya tentang donasi George Soros itu, ternyata donasi itu bukan untuk kempanye Zohran. Yang terjadi adalah Soros dalam kerja-kerja philanthropi (charity) selalu memberikan dana/donasi kepada organisasi-organisasi yang bergerak di bidang sosial dan kemasyarakatan. Bukan donasi kepada orgaisasi kampanye politik, seperti yang diberitakan itu,’’ jelasnya lagi.
Menurutnya isu donasi ke kampaye Zohran itu ternyata plintiran media seperti New York Times dari sumbangan atau donasi yang diberikan oleh organisasi sosial Soros bernama Open Society Foundation kepada beberapa organisasi kemasyarakatan yang selama ini banyak bekerja di bidang sosial kemanusiaan. Dan sumbangan itu telah diberikan secara bertahap kepada organisasi itu sejak lama, jauh sebelum Zohran mengkampayekan diri maju sebagai calon Walikota New York.
Beberapa organisasi sosial kemasyarakatan yang selama ini menerima donasi dari Soros antara lain: Working Families Party (WFP) pernah menerima dana dari Soros senilai $23.7 million. Yang lain ada Make the Road Action sebesar $3,515,000, Community Voices Heard sebesar $2,635,000, MoveOn $2,300,000, Jewish Voice for Peace Action $650,000, dan beberapa lainnya.
‘’Kebetulan saja sebagain organisasi-organisasi tersebut, khususnya Working Family Party mendukung Zohran dalam pemilihan Walikota lalu. Tapi dana yang diberikan Soros ke organisasi ini bukan secara khusus untuk kampaye Zohran Mamdani. Melainkan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan secara umum. Mungkin saja karena dukungannya kepada Zohran, ada sebagia dari dana ituyang terpakai untuk mendukung kampaye Zohran. Tapi ekali lagi tim kampanye Zohran tidak pernah menerima dana/donasi langsung dari George Soros seperti yang diberitakan,’’ tegas Shamsi Ali.
Zohran adalah kandidat walikota New York terpilih pada pemilihan bulan kemarin. Ia merupakan walikota terpilih yang bisa disebut pemecah 3 rekor sekaligus. Pertama Zohran akan menjadi walikota termuda pertama di New York. Kedua, Zohran Walikota Mulim pertama, Ketiga selama pemilihan Kepala Daerah pemilihan kali ini menjadi angka partisipasi pemilih tertinggi .



