foto :Tempo/Ilham Balindra
Oleh: Lukas Luwarso
Otobiografi yang menarik lazimnya bukan cuma berisi kisah kronika dan kronologi perjalanan hidup. Tapi juga menguraikan gagasan dan permenungan reflektif tentang hidup yang teruji. Dalam tradisi penulisan otobiografi, beberapa contoh karya fenomenal adalah The Story of My Experiments with Truth (Mahatma Gandhi), The Confessions (Santo Augustine), atau Catatan Seorang Demonstran (Soe Hok Gie). Hidup manusia, seperti tokoh-tokoh itu, sebagaimana badai, pasti berlalu.Tapi otobiografi membuat mereka abadi.
Erros Djarot meluncurkan buku otobiografi (jilid pertama) dan buku “Apa Kata Sahabat”, pada 19 Oktober. Buku tebal, 668 halaman, setelah tertunda dua dasawarsa, akhirnya terbit juga. Semula ia enggan menulis kisah hidupnya, karena “terlalu banyak cerita yang mungkin sulit untuk diterima umum,” tulisnya dalam kata pengantar buku. “Segala yang pernah saya alami dan lakukan, khususnya satu dekade terakhir, penuh dengan ingar bingar politik pencitraan, sebagai penyakit endemik kebudayaan.”
Erros menulis otobiografi untuk menghapus “dosa kebudayaan”. Jika apa yang ia saksikan, alami, lakukan, atau pikirkan hanya tersimpan dalam memori ingatannya, kemudian terlupakan, tersapu badai, dan hanya terkubur di ruang waktu. “Dosa” itu telah tertebus, buku telah terbit dan diluncurkan. Tapi itu baru jilid pertama, jilid kedua sedang ia tulis.
Erros bukan sekedar menulis kronik-kronologis kisah hidupnya, itu sebabnya kisah awal yang ia tuturkan, bab pertama buku, mengisahkan percakapan telpon dengan Guntur Soekarnoputra, pada 1993 (alih-alih tipikal otobiografi “pada suatu hari”, yang selalu memulai cerita saat masa kecil di kota kelahiran). Dalam percakapan dengan putra sulung Bung Karno, Erros diminta “mendampingi” kiprah politik Megawati untuk maju sebagai ketua umum PDI. Sejumput kisah ini menjadi plot tema sentral buku. Menarasikan dirinya selaku pegiat politik dan interaksinya dengan keluarga Bung Karno, Marhaenisme, PDI, PDIP, dan Poros Indonesia. Termasuk menggalang gerakan reformasi 1998, menjadikan rumahnya sebagai “Gardu Perlawanan” menumbangkan rejim Orde Baru.
Namun bergiat dalam politik, sebagai politikus paruh waktu, cuma salah satu label Erros. Namanya lebih melegenda dalam dunia kreativitas dan seni. Ia musikus penggubah lagu dan pengarah album “Badai Pasti Berlalu”. Ia sutradara film “Tjoet Nja’ Dhien. Ia juga pemimpin redaksi tabloid fenomenal “Detik” dan aktivis civil society. Beragam talenta itu menjadikan ia dijuluki sebagai “budayawan”. Label pengakuan yang di Indonesia hanya didapatkan oleh segelintir tokoh.
Dalam konteks penulisan otobiografi, perspektif Erros menarik sebagai pelaku sekaligus saksi sejarah dari berbagai fase politik Indonesia. Dari era idealisme 1970-an, gerakan melawan tirani Orba 1980-an, euforia pasca-reformasi 1998, hingga kekecewaan dan kegeraman pada politik sprindik dan “omon-omon” saat ini.
Memaparkan bunga-rampai pengalaman, antara dunia seni, media, politik, aktivisme, dan permainan politik kekuasaan membuat otobiografi Erros tidak membosankan. Paparannya lebih menunjukkan kegelisahan dan pergulatan batin. Dalam tulisannya ia tidak mencari atensi, untuk membesarkan diri, tetapi mengajak pembaca bertanya soal keadaban berpolitik, etika bernegara di sengkarut republik yang ia banggakan.
Jalan Kesadaran. Beberapa karya besar genre penulisan otobiografi adalah cetusan refleksi diri. Melalui The Confessions, St. Augustine menulis bukan untuk menceritakan perjalanan hidup semata, melainkan untuk merenungi hakekat manusia di hadapan Tuhan, sebagai ekspresi spiritualitas. Mahatma Gandhi menulis The Story of My Experiments with Truth, sebagai catatan kejujuran dan kesederhanaan dalam memaknai hidup. Gandhi mengamati hidupnya sebagai laboratorium moral: setiap keputusan, kesalahan, bahkan kegagalan, adalah eksperimen menuju kebenaran.
Soe Hok Gie melalui Catatan Seorang Demonstran memproyeksikan kesadaran eksistensialnya. Ia merasa menjadi sosok idealis yang “terlalu bersih untuk berpolitik, terlalu memendam amarah untuk diam.” Gie menulis dari pinggiran, puncak gunung, saat teman-temannya aktivis mahasiswa berbaris untuk ikut kekuasaan. Buku Augustine, Gandhi, dan Soe Hok Gie mewakili perjalanan kesadaran manusia dalam pergulatan religiusitas, moral, dan eksistensial.
Jika Augustine menulis otobiografi untuk berdialog dengan Tuhan, Gandhi dengan kemanusiaan, Hok Gie dengan politik oportunistik, maka Erros menulis untuk berdialog dengan adab dan kebudayaan berbangsa. Dalam gaya narasinya, otobiografi Erros adalah “catatan perlawanan”. Bukan hanya soal politik, tapi juga untuk musik, film, dan jurnalistik.
Menyuarakan kegeraman pada kemunafikan politik Orde Lama, Orde Baru, dan Pasca- reformasi. Otobiografinya menjadi ruang lintas ekspresi: antara seni dan politik, antara individu dan bangsa, antara ideologi dan kritik sosial. Ia menulis dengan kesadaran bahwa perjalanan hidupnya adalah bagian dari proses bangsa yang sedang belajar menjadi lebih beradab dan berbudaya.
Otobiografi Erros memaparkan perjalanan hidup melintasi batas konvensional. Dari masa kecil di Jakarta, Balikpapan, Yogyakarta dan Belitung; masa studi di Jerman dan Inggris; hingga pernikahan di Tunisia, dan kembali ke Indonesia dengan jejak kreativitas di dunia musik, film, politik dan jurnalistik.
Erros tidak menulis untuk mengenang, melainkan untuk mengungkap. Buku ini bukan sekadar kronik hidup, tapi narasi pencerahan yang ditulis dengan gaya sastrawi, novel-nonfiksi: ada tokoh, konflik, dialog, drama, plot dan alur yang runut. Lebih seperti novel petualangan ketimbang otobiografi. Narasi langsung dari sumber primer, “straight from the horse’s mouth”, menyajikan drama hidupnya yang otentik.
Buku pendamping, Apa Kata Sahabat, memperkaya keragaman perspektif. Tulisan dari 72 sahabat, termasuk saya salah satunya, menyusun mosaik tentang siapa Erros dalam perspektif kawan-kawan dekatnya. Ini membuat otobiografi Erros bukan cuma monolog, melainkan dialog tentang sosok dalam cerminan dinamika zaman. Dua buku yang berupaya menenun fragmen bangsa yang terkoyak: antara seni dan politik, idealisme dan kemunafikan, daulat rakyat dan kuasa syahwat.
Membaca otobiografi Erros sejenak juga mengingatkan saya pada dua buku otobiografi musikus. My Life, karya komposer Richard Wagner, dan Born to Run, karya Bruce Springsteen. Mengisahkan perjalanan hidup Dua sosok dari masa kecil hingga menjadi ikon musik klasik dan musik rock. Yang membedakan, Wagner dan Springsteen hanya musisi, Erros lebih dari sekadar musisi. Anehnya di otobiografi ini, “magnum opus” karya musiknya, proses kreatif lahirnya “Badai Pasti Berlalu”, justru kurang dielaborasi secara terinci.
Kekurangan kecil otobiografi Erros adalah tidak memiliki judul spesifik yang merepresentasikan pesan buku. Selain itu, tidak ada sama sekali foto atau ilustrasi. Kata Lewis Carroll, penulis Alice’s Adventures in Wonderland: “And what is the use of a book, without pictures or conversation?” Buku Erros ini penuh percakapan bernas, sayangnya tidak ada gambar.
Perlu dicatat, otobiografi Erros ini baru jilid pertama. Seperti film laris, ada sequel buku, jilid kedua, yang sedang dalam proses penulisan. Sedikit spoiler, jilid kedua sepertinya bakal lebih seru. Akan diceritakan proses melahirkan film Tjoet Nja’ Dhien dan Langitku Rumahku. Termasuk drama mengelola tabloid Detik, mengawal Megawati di PDI, membangun gerakan reformasi, hingga mempersoalkan Jokowi. Semoga di buku kedua disisipkan lampiran foto-foto. Setidaknya untuk menjawab rasa penasaran, seperti apa penampakan Erros muda. Agar ingatan para fans dan kawan, membadai atau tidak, tidak pasti berlalu.




Pingback: บริการรถพยาบาลเอกชน
Pingback: https://gonzos-quest-slot-au.com
References:
Phone casino games tokai-job.com
Pingback: จากเดโม่สู่เงินจริง สล็อตเดโม่ทดลองเล่น
References:
Luxury casino mobile forum.imaginerio.org
References:
Euro grand casino community.oscedays.org
Great website. Lots of useful info here. I am sending it to some friends ans also sharing in delicious. And obviously, thanks for your sweat!
Those are yours alright! . We at least need to get these people stealing images to start blogging! They probably just did a image search and grabbed them. They look good though!
Tulis lebih banyak, hanya itu yang ingin saya katakan. Secara harfiah, sepertinya Anda mengandalkan video untuk menyampaikan poin Anda. Anda jelas tahu apa yang Anda bicarakan, mengapa membuang kecerdasan Anda hanya dengan memposting video ke blog ketika Anda bisa memberi kami sesuatu yang informatif untuk dibaca?
Wohh persis apa yang saya cari, terimakasih atas posting.
You are my intake, I possess few blogs and occasionally run out from brand :). “He who controls the past commands the future. He who commands the future conquers the past.” by George Orwell.
I truly appreciate this post. I’ve been looking everywhere for this! Thank goodness I found it on Bing. You’ve made my day! Thx again
You are a very capable person!
I really appreciate this post. I have been looking all over for this! Thank goodness I found it on Bing. You have made my day! Thank you again
You really make it seem so easy with your presentation but I find this topic to be really something that I think I would never understand. It seems too complex and extremely broad for me. I’m looking forward for your next post, I’ll try to get the hang of it!
Menakjubkan! Blog ini terlihat tepat seperti blog lama saya! Topiknya sepenuhnya berbeda tetapi memiliki layout halaman dan desain yang hampir sama. Pilihan warna yang hebat!
I like this post, enjoyed this one appreciate it for posting. “The world is round and the place which may seem like the end may also be only the beginning.” by George Baker.
Saya tidak bisa menahan diri untuk berkomentar
Anda bisa jelas melihat keahlian Anda dalam pekerjaan yang Anda tulis. Dunia berharap ada lebih banyak penulis penuh semangat seperti Anda yang tidak takut menyatakan apa yang mereka yakini. Selalu ikuti hati Anda.
Bagian yang kuat, saya sekadar memberikannya kepada seorang rekan yang sedang melakukan agak evaluasi tentang ini. Dan dia pada kenyataannya membelikan saya sarapan karena saya menemukannya untuknya.. senyum. Jadi biar saya ulangi: Terima kasih untuk traktiran! Namun ya terima kasih telah meluangkan waktu untuk membahas ini, saya sangat merasa kuat tentang hal ini dan suka mempelajari lebih banyak tentang topik ini. Jika bisa dilakukan, seiring Anda berkembang menjadi lebih ahli, apakah Anda keberatan memperbarui blog Anda dengan tambahan rincian? Ini sangat berguna bagi saya. Jempol sangat besar untuk posting weblog ini!
Seseorang secara esensial membantu untuk membuat sangat posting saya mungkin katakan. Itu adalah pertama kalinya saya mengunjungi halaman situs web Anda dan hingga sekarang? Saya terkagum dengan riset yang Anda lakukan untuk membuat kiriman istimewa ini. Kerja yang mengagumkan!
Secara umum saya tidak membaca posting di blog, tetapi saya ingin sekali mengatakan bahwa tulisan ini benar-benar memaksa saya untuk melakukannya! Gaya penulisan Anda membuat saya terkesan. Terima kasih, cukup artikel yang bagus.
Konten yang berguna dan ditulis dengan baik. Saya pasti akan merekomendasikan ini kepada teman-teman. Terima kasih banyak telah berbagi.
References:
Sofortzahlung casino https://bridgedesign.site/wiki/Sofortberweisung_Casino_2026_Top_Casinos_mit_Sofortberweisung
References:
Klarna sofortüberweisung casino Echtgeld Casino mit Sofort
Nyata bersih situs, hargai untuk posting ini.
An impressive share, I just given this onto a colleague who was doing a little analysis on this. And he in fact bought me breakfast because I found it for him.. smile. So let me reword that: Thnx for the treat! But yeah Thnkx for spending the time to discuss this, I feel strongly about it and love reading more on this topic. If possible, as you become expertise, would you mind updating your blog with more details? It is highly helpful for me. Big thumb up for this blog post!
References:
Sofortüberweisung Echtgeld Casino https://hedgedoc.uni-ak.ac.at/
References:
Payid pokies reviews https://instapages.stream/story.php?title=aristocrat-pokies-online-for-free-play-pokies-fun-3
References:
Casino 5 euro einzahlung sofort http://pandora6666.com/
References:
Payid minimum deposit pokies https://bookmark4you.win/story.php?title=best-real-money-online-casinos-australia-play-real-cash
References:
Casino mit sofort bonus https://cq.x7cq.vip/home.php?mod=space&uid=9703372
References:
Casino Zahlung Sofortüberweisung casino mit sofort erfahrungen
References:
Klarna Casino Deutschland alfa-power.de
References:
Casino sofortüberweisung http://xhdyz.cn
References:
Casino sofortüberweisung einzahlung http://www.jzq5.cn/space-uid-475650.html
References:
Sofort casinos einzahlung https://guzhen0552.cn
References:
Casino sofortüberweisung 2026 http://www.jcdqzdh.com/home.php?mod=space&uid=1063809
References:
Online casino payid pokies https://git.arteneo.pl/
References:
$1 payid pokies neoclassical.space
References:
Australian pokies that accept payid instant payid pokies
References:
Payid pokies no deposit bonus free spins payid pokies australia
References:
Payid pokies real money australia adhe.com.br
References:
Payid pokies deposit https://ukdemolitionjobs.co.uk/
References:
Trusted payid pokies australia https://oportunidadeslaborales.uladech.edu.pe
References:
Payid pokies online thehrguardians.com
Wow! Blog ini terlihat tepat seperti blog lama saya! Topiknya sangat berbeda tetapi memiliki tata letak dan desain yang hampir sama. Pilihan yang hebat!