Gubernur Mualem Kuatirkan Warganya Terancam Mati Kelaparan. Prabowo Minta Maaf

whatsapp image 2025 12 12 at 14.19.44

Ketg. warga terjebak banjir di aceh. foto diambil dari web tribunnews,com

ACEH,  —   Presiden Prabowo Subianto    secara terbuka  meminta maaf  khususnya kepada masyarakat korban banjir  jika beberapa kebutuhannya belum terpenuhi secara maksimal. Termasuk lampu penerangan listrik yang belum menyala secara merata.  Namun ia memastikan, Pemerintah  akan terus berusaha  sesegera mungkin membantu memenuh kebutuhan masyarakat yang sekarang ini sebagian besar masih di lokasi pengungsian.

“Ya kita berusaha kita tahu di lapangan sangat sulit, keadaannya sulit jadi kita atasi bersama, saya kira itu saja, ya. Mudah-mudahan kalian cepat pulih, cepat kembali, cepat normal,” ujar Prabowo  sebagaimana dikutip dari Kompas.com

Sebelumnya diberitakan  Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem  menyampaikan kekhawatirannya terkait dampak bencana alam khususnya yang menerjang wilayah Aceh  beberapa waktu  lalu.  Mualem demikian biasa disapa, sangat khawatir dengan kondisi warganya yang mulai kesulitan yang bisa berdampak fatal warganya meninggal akibat kelaparan.

“Kondisi pengungsi sangat membimbangkan (mengkhawatirkan), mereka mati bukan karena banjir, tapi mati karena kelaparan, itu saja,” katanya menambahkan daerah yang paling sulit sekarang ini adalah  Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan sebagian Bireuen menjadi daerah terparah terdampak banjir. Saat ini paling dibutuhkan pasokan sembako dan air bersih.

Berdasarkan data BNPB, jumlah korban bencana untuk wilayah Sumatera (Sumut, Sumbar dan Aceh) hingga Kamis pagi (11/12/2025), tercatat  sudah  971 orang meninggal dunia. Masih  ada 255 orang dinyatakan hilang atau belum ditemukan.  Sekitar 5.000 orang lainnya terluka dan membutuhkan penanganan medis segera.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top