Jakarta –Lukas Luwarso, aktivis Bon Jowi (Bongkar Ijazah Jokowi) menjelaskan urgensi urgensi 20 daftar dokumen yang diminta pemohon masing-masing Lukas Luwarso, Herman Kajang dan Leony Lidya kepada UGM selaku termohon. Ia berharap pihak UGM bisa membawa 20 dokumen tersebut sekaligus membuka ke publik sebagai bukti apakah benar mantan Presiden RI ke -7 Joko Widodo (Jokowi) pernah kuliah di UGM dan selesai merai sarjana strata satu di Fakultas Kehutanan dengan gelar Insiyur pada tahun 1985.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam sidang perdana sengketa informasi tanggal 17 November 2025 lalu, Majelis sidang sengketa informasi yang dipimpin Rospita Vicy Pauylin tegas memerintahkan UGM membawa semua dokumen yang dimohonkan pemohon. Bahkan majelis memerintahkan pihak UGM harus melakukan uji konsekwensi terlebih dahulu dengan melibatkan pihak luar UGM.
‘’Sebenarnya sudah lama kita melakukan diskusi, mengkaji dan memetakan seperti apa mekanisme proses belajar mengajar di UGM,’’ ujar Lukas Luwarso saat tampil dalam podcast kanal you tube Abraham Samad Speak UP sembari menjelaskan dari 20 dokumen tersebut sebagai alat verifikasi dalam melakukan penelitian ijazah Jokowi.

‘’Nanti pertanyaan kita, penelitian kita, penyelidikan kita yang harus menjawab. Itu kan prinsip metode ilmiah. Kalau prinsip jurnalisme. Iya. Dari 20 dokumen itu kan yang diminta sebenarnya adalah untuk menguji apakah betul Jokowi pernah kuliah. Betul ? Apakah pada saat dia kuliah betul dia aktif dan menyelesaikan gitu kan? Dan pada saat dia menyelesaikan sampai di mana dia selesai gitu loh,’’ tambahnya menjelaskan mengapa Bon Jowi begitu ngotot 20 dokumen ini harus dipenuhi UGM dan dibuka ke publik.
Menurut Lukas apa yang dilakukan Bon Jowi selama ini secara prinsip tujuannya sama dengan gerakan yang dilakukan Roy Suryo dkk yang ingin ada kepastian atas ijazah Jokowi sehingga polemik yang selama ini terus berkepanjangan bisa segera diakhiri.
‘’Katakanlah kalau mau menganalogikan ee Roy Suryo dan kawan-kawan itu kalau dalam pertandingan bola apa? Striker ya. Iya, iya ya. penyerang. Nah, kita (Bon Jowi—red) . mungkin ya posisi bek (defender), pertahanan gitu ya, pertahanan. Nah, atau pemain tengah lah,’’ ujarnya menjelaskan style Bon Jowi lebih cool.
‘’Tapi bukan berarti ee kita kita tetap setujulah Bung Roy Surya dan kawan-kawan itu sebagai striker semuanya kita percaya itu ilmiah,’’ ujarnya mengklarifikasi perbedaan Bon Jowi dengan gerakan Roy Suryo terletak pada metode saja tapi tujuan sama ingin membuktikan ijazah Jokowi secara ilmiah asli atau palsu.




kapan nih kelar ijazah pak cho kho wie?