Kronologi Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda: Sempat Kirim Foto Kawah Sebelum Putus Kontak

image (51)

Ketg:Lima orang jurnalis sebelum berangkat menuju gunung anak Krakatau pada Senin (7/9/2026 (dokumentasi keluarga/kompas.com)

SERANG, KOMPAS.com — Tim SAR Gabungan meluas pergerakan ke perairan Selat Sunda untuk mencari speedboat “Arupa Datu 1” yang membawa delapan penumpang—termasuk lima jurnalis—yang dinyatakan hilang kontak sejak Senin sore (7/9/2026). Rombongan tersebut diketahui bertolak untuk meliput perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kelima jurnalis yang teridentifikasi dalam manifes perjalanan yakni:

  1. M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto LKBN Antara Biro Banten)
  2. Ari Basuki (Jurnalis Merdeka.com)
  3. Yudhis (Jurnalis iNews)
  4. Daus (Jurnalis Anadolu Agency)
  5. Donal (Jurnalis Freelance)

Tiga penumpang lainnya meliputi nakhoda kapal, ABK, serta pemandu lokal bernama Heriyanto.

Kronologi Kejadian: Berangkat Siang, Terputus Malam Hari

Berdasarkan keterangan Kantor SAR Banten dan pemilik armada kapal, Sandi Wyasa, rangkaian kronologi peristiwa berlangsung sebagai berikut:

  • Senin, 14.00 WIB — Keberangkatan dari Carita
    • Speedboat Arupa Datu 1 berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang. Pemilik kapal memverifikasi bahwa armada dalam kondisi laik jalan serta dilengkapi perlengkapan keselamatan standar (life jacket). Sebelum bertolak, M. Bagus Khoirunnas sempat membagikan potret suasana di dalam kapal kepada pihak keluarga.
  • Senin, 14.42 WIB — Pembagian Titik Koordinat (Share Location)
    • Bagus menghubungi rekannya sesama pewarta foto dan membagikan titik lokasi keberadaan perahu. Posisi awal tersebut tercatat berada di jalur perairan antara Carita dan Gunung Anak Krakatau.
  • Senin, 15.04 WIB — Komunikasi Pewarta Terputus
    • Sinyal ponsel dari para jurnalis mulai terputus dan tidak dapat dihubungi.
  • Senin, 18.00 – 18.13 WIB — Kiriman Foto Terakhir dari Pemandu
    • Pemandu kapal, Heriyanto, masih sempat mengirimkan satu lembar foto visual Gunung Anak Krakatau kepada istrinya. Pemilik kapal mengonfirmasi bahwa foto diambil dari posisi jarak aman, diperkirakan lebih dari 3 kilometer dari pusat kawah aktif.
  • Senin, 20.00 WIB — Melewati Jam Jadwal Pulang
    • Rombongan yang dijadwalkan tiba kembali di Dermaga Pagedongan pada pukul 20.00 WIB tak kunjung mendarat. Seluruh kontak ponsel penumpang dan kru tidak aktif.
  • Selasa, 13.05 WIB — Laporan Resmi ke Basarnas
    • Kepala Biro Antara Banten, Bayu Kuncahyo, mendatangi dan melaporkan secara resmi kehilangan kontak anggotanya kepada Kantor SAR Banten.

Keberangkatan Kapal

Senin, 14:00 WIB

Speedboat Arupa Datu 1 membawa 8 orang bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang.

Berbagi Titik Lokasi

Senin, 14:42 WIB

Pewarta foto M. Bagus Khoirunnas membagikan titik koordinat posisi kapal di perairan Selat Sunda.

Kontak Visual Terakhir

Senin, 18:13 WIB

Pemandu kapal mengirimi keluarga foto Gunung Anak Krakatau dari radius aman >3 km sebelum sinyal terputus total.

Perluasan Operasi Pencarian

Rabu, 06:00 WIB

Tim SAR Gabungan membagi operasi penyisiran menjadi 4 SRU melingkupi perairan Banten dan Pulau Sebesi.

Update Operasi Pencarian dan Tantangan Lapangan

Basarnas Banten mengerahkan Kapal Negara (KN) SAR Tetuka 247 beserta armada perahu karet bermotor (RIB) untuk menyisir perimeter luar Selat Sunda hingga perairan Pulau Sebesi, Lampung.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten, Rizky Dwianto, menjelaskan bahwa faktor cuaca menjadi kendala utama penyisiran.

“Kondisi di lapangan dipengaruhi angin selatan yang cukup kencang, gelombang tinggi, serta terbatasnya jarak pandang akibat dampak abu vulkanik. Posko SAR Terpadu telah didirikan di Dermaga Marina, Carita, untuk mengoordinasikan seluruh unsur bantuan,” ujar Rizky Dwianto.

Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih melanjutkan penyisiran laut dan pemantauan udara. Organisasi profesi pers seperti Pewarta Foto Indonesia (PFI) dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) terus berkoordinasi di posko terpadu untuk memantau perkembangan penyelamatan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top