Ketua BEM UB Azhan Zidan : Alarm Korupsi di Atas Piring Makan Anak-Anak

whatsapp image 2026 03 16 at 10.13.45 (4)

JAKARTA – Proyek unggulan pemerintah yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disorot publik.  Kalau ini kritik tajam  datang dari timur Jawa. Ketua BEM Universitas Brawijaya (UB), Azhan Zidan, memberikan catatan merah terhadap implementasi program tersebut yang dinilai sarat akan kepentingan pragmatis dan minim transparansi.

Alarm Korupsi di Balik Piring Makan Rakyat

Dalam diskusi mendalam di kanal Abraham Samad SPEAK UP, Azhan Zidan menyoroti bagaimana sebuah program dengan anggaran fantastis justru terjebak dalam masalah manajerial yang akut. Ia menekankan bahwa kegagalan pembayaran vendor kepada suplier lokal bukan sekadar masalah teknis, melainkan indikasi adanya lubang besar dalam tata kelola.

“Program MBG ini dibiayai oleh uang pajak rakyat, tapi kenapa di lapangan justru suplier kecil yang dikorbankan? Ada indikasi kuat bahwa proyek ini menjadi ajang ‘bancakan’ para makelar yang berlindung di balik nama program sosial,” tegas Azhan Zidan dengan lugas.

Kritik atas Pragmatisme Kekuasaan

Sebagai pimpinan mahasiswa dari salah satu kampus terbesar di Indonesia, Azhan Zidan melihat adanya pola penjinakan gerakan mahasiswa melalui narasi-narasi populis. Ia memperingatkan agar pemerintah tidak menggunakan program perut rakyat ini untuk membungkam daya kritis mahasiswa.

“Perdamaian dan kesejahteraan tidak lahir dari retorika di hotel berbintang, tapi dari kepastian gizi di meja makan rakyat. Jika proses penunjukan vendor saja sudah beraroma nepotisme, jangan harap ada gizi yang benar-benar sampai ke anak-anak kita,” ujarnya.

Menagih Transparansi Badan Gizi Nasional

Azhan Zidan bersama elemen gerakan sipil menuntut transparansi total dari Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menengarai adanya potensi penyimpangan orientasi, di mana program yang seharusnya bersifat kemanusiaan justru dikelola dengan logika bisnis yang eksploitatif.

BEM Universitas Brawijaya menegaskan akan terus mengawal kasus-kasus gagal bayar dan dugaan penyelewengan bahan baku yang mulai bermunculan. “Mahasiswa tidak akan diam melihat uang negara mengalir ke kantong-kantong pengusaha yang dekat dengan kekuasaan sementara kualitas gizi rakyat dikurangi,” pungkasnya.

Hadirnya  suara dari Ketua BEM Universitas Brawijaya ini menandakan bahwa keresahan terhadap proyek MBG telah meluas ke berbagai daerah. Azhan Zidan berhasil memotret bahwa masalah MBG bukan hanya soal logistik, melainkan masalah etika kekuasaan yang harus segera dibenahi sebelum menjadi skandal korupsi yang lebih besar.

sumber : Dari Persoalan Board of Peace Sampai Masalah Dugaan Penyelewengan MBG | #SPEAKUP – YouTube

1 komentar untuk “Ketua BEM UB Azhan Zidan : Alarm Korupsi di Atas Piring Makan Anak-Anak”

Tinggalkan Balasan ke someone Batalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top