Prof Anhar Gonggong Ungkap Siasat NU Gabung NASAKOM Bukan Karena Sepaham PKI,

whatsapp image 2026 09 30 at 10.20.17

JAKARTA — Kebijakan Nasionalisme, Agama, dan Komunisme (Nasakom) yang digagas Presiden Soekarno pada era Demokrasi Terpimpin menghadirkan dinamika politik internal yang sangat memanas. Di balik narasi persatuan nasional yang digelorakan pemerintah, terjadi eskalasi konflik di tingkat tapak, di mana kelompok Islam menjadi pihak yang paling terdampak oleh manuver politik Partai Komunis Indonesia (PKI).

Sejarawan senior, Prof. Dr. Anhar Gonggong, memaparkan bahwa pemberian ruang gerak politik yang luas bagi PKI dalam wadah Nasakom justru memicu benturan sosial-politik secara intensif dengan elemen-organisasi Islam.

1. Konflik Horisontal dan Penyerangan Elemen Islam

Dominasi PKI yang kian merambah berbagai sendi kehidupan tidak hanya berlangsung di tingkat elit, tetapi juga merembet hingga ke aksi-aksi intimidasi terhadap kelompok keagamaan di lapangan.

“Ketika PKI merasa mendapat panggung dan angin segar melalui Nasakom, pihak yang paling banyak menderita di lapangan adalah umat Islam,” ungkap Prof. Anhar Gonggong dalam wawancara di kanal YouTube Abraham Samad #SPEAKUP.

Ia mencontohkan salah satu peristiwa monumental di Jawa Timur, yaitu Tragedi Kanigoro (1965), ketika massa Pemuda Rakyat (organisasi pemuda underbouw PKI) menggeruduk pelatihan kepemimpinan Pelajar Islam Indonesia (PII), merusak fasilitas ibadah, dan melecehkan simbol-simbol keagamaan.

2. Pembubaran Rival Politik dan Tekanan Terhadap HMI

Selain gesekan di tingkat bawah, PKI secara agresif mendesak pemerintah untuk menyingkirkan lawan-lawan politik utamanya. Partai Masyumi dan Partai Murba dibubarkan, sementara organisasi mahasiswa Islam seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terus-menerus didesak untuk dibubarkan.

Ketua PKI D.N. Aidit bahkan secara terbuka menyerukan dalam berbagai pidatonya agar HMI dibubarkan. Namun, rencana pembubaran HMI tersebut mendapat perlawanan gigih dari tokoh-tokoh Islam di kabinet, seperti Menteri Agama KH. Saifuddin Zuhri, serta didukung oleh perwira Angkatan Darat seperti Jenderal Ahmad Yani dan Jenderal A.H. Nasution.

3. Siasat Bertahan Nahdlatul Ulama (NU)

Di tengah tekanan hebat tersebut, Nahdlatul Ulama (NU) mengambil langkah taktis untuk tetap bertahan di dalam wadah Nasakom. Langkah pimpinan NU seperti KH. Idham Chalid dan KH. Saifuddin Zuhri sering kali disalahpahami sebagai bentuk kompromi politik mutlak.

Namun, Prof. Anhar menegaskan bahwa langkah tersebut adalah siasat dan pilihan strategis untuk bertahan (survival strategy).

“NU menerima masuk ke dalam panggung Nasakom bukan karena sepaham dengan PKI, melainkan karena kalkulasi politik: jika NU menolak dan menarik diri, Masyumi sudah dibubarkan, maka tidak ada lagi benteng kekuatan Islam di dalam pemerintahan. Umat Islam akan habis digilas secara politik,” jelas Anhar.

1 komentar untuk “Prof Anhar Gonggong Ungkap Siasat NU Gabung NASAKOM Bukan Karena Sepaham PKI,”

  1. Bit tit burnetteTs asia xxxAdult movie universeStories of bondage home invasionWomen beat naked menBig tits naturallyReal
    old granny pornNake chefsNude free video
    clip negro shaved xnxx Mature dressed undressed picsAmateur mature sex tgpGhost
    in a tenny weenie bikiniFully naked holly madisonLesbian lingerie
    policeHorny teen masturbatingTeen forced huliliation https://xnxxporn.win/ Berlin gay mapSex video for media playerMax mosley sexBest romantic pornoFinancial
    domination blackmail in free clipsStories of her first blowjobBeauty hair make teen tip upGay bareback moviesDisney sex photoIran persian sex xnxx Mommy tied and fuckedBrooke everett boobsTokyo teen sex free videoSexy mom creampieHot sex videos educationalCompletely free tranny pornCrossdresser shemale galleriesSexy korean escortsFree gay
    men webcam chatPorno video semaleBlack girls and black dicksPerineum vulvaChristiane nudist homepagePoolside orgy videoFree gay stiesAdult stores in louisville kyBoobs dome movieHigh
    blood pressure for teenMature goth momenJapanese shaved

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top