WASHINGTON D.C. – Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, secara mendadak mencopot Menteri Angkatan Laut (SECNAV) John C. Phelan dari jabatannya pada Rabu malam (22/4/2026). Pemecatan ini memperparah kemelut internal Pentagon di tengah kebuntuan militer yang kian memanas antara AS dan Iran.
Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, mengonfirmasi pengunduran diri Phelan yang berlaku “efektif segera” melalui pernyataan singkat. Posisi Phelan kini diisi oleh Wakil Menteri Angkatan Laut, Hung Cao, sebagai pejabat pelaksana tugas.
Alasan Pemecatan: Pembangkangan Rantai Komando
Meski Pentagon tidak memberikan alasan resmi, laporan Axios menyebutkan bahwa Menhan Pete Hegseth memecat Phelan karena dianggap kerap melangkahi rantai komando. Sumber internal mengungkapkan adanya ketegangan tajam antara Phelan dengan Hegseth dan Wakil Menhan Stephen Feinberg terkait dua isu krusial:
- Proyek “Golden Fleet”: Phelan dinilai gagal mempercepat pembangunan kapal perang baru yang menjadi prioritas utama administrasi saat ini.
- Friksi Otoritas: Terjadi benturan terkait penunjukan staf dan perbedaan standar disiplin internal di tubuh Angkatan Laut.
Ironisnya, pemecatan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Phelan menghadiri sidang anggaran dengan Komite Angkatan Bersenjata Senat di Capitol Hill.
Krisis di Selat Hormuz
Guncangan kepemimpinan ini terjadi pada momentum yang kritis. Saat ini, AS tengah terlibat konfrontasi terbuka dengan Iran. Sebagai balasan atas blokade laut yang dilakukan militer Amerika, Teheran secara resmi menutup Selat Hormuz tanpa batas waktu.
Kondisi ini memicu ketegangan taktis di kawasan Teluk, di mana Angkatan Laut AS di bawah instruksi Pentagon terus melakukan tekanan ketat terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Pembersihan Perwira Tinggi
Tumbangnya Phelan menambah daftar panjang “pembersihan” perwira tinggi militer oleh Menhan Hegseth dalam tiga minggu terakhir. Sejumlah jenderal yang dipaksa mundur atau dicopot jabatannya antara lain:
- Jenderal Randy George (Kepala Staf Angkatan Darat).
- Jenderal David Hodne (Komandan Army Transformation and Training Command).
- Mayjen William Green Jr. (Chief of Chaplains Angkatan Darat).
Senator Jack Reed, Ketua Komite Angkatan Bersenjata, mengkritik keras langkah tersebut. Menurutnya, pemecatan massal di tengah konflik aktif hanya akan menciptakan disfungsi di level atas dan mengirimkan sinyal kelemahan kepada sekutu maupun lawan.
Sumber Utama: The Washington Post, Reuters, The Guardian, Axios, Detik.com (22-23 April 2026).



