Prof. Dr. Anhar Gonggong : Dua Ideologi di Antara Tokoh Bangsa: Jejak Perang Dingin dalam Pusaran G30S PKI

whatsapp image 2026 09 30 at 10.20.17 (1)

JAKARTA — Peristiwa berdarah Gerakan 30 September (G30S) 1965 tidak berdiri di ruang hampa. Di balik sejarah kelam perebutan kekuasaan tersebut, terdapat tarikan garis geopolitik Perang Dingin serta peta fragmentasi ideologi yang tajam di level pimpinan nasional.

Sejarawan senior, Prof. Dr. Anhar Gonggong, menegaskan bahwa pasca-Perang Dunia II, Indonesia yang baru merdeka langsung masuk dalam siklus transisi geopolitik global. Pertarungan pengaruh antara Blok Barat yang mengusung kapitalisme-liberalisme dan Blok Timur berbasis sosialisme-komunisme berdampak mendalam pada arah kepemimpinan nasional kala itu.

“Para pendiri bangsa kita pada dasarnya mayoritas berhaluan sosialis. Namun, penerapannya berberda tajam,” ujar Prof. Anhar Gonggong dalam wawancara di kanal YouTube Abraham Samad #SPEAKUP.

Menurut Anhar, polarisasi di tingkat elit terbagi menjadi dua arus besar:

  • Sosialis Demokrat (Sayap Kanan): Ditempati oleh figur seperti Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir. Kelompok ini bersikap anti-komunis, menolak kediktatoran, serta condong pada sistem demokrasi parlementer.
  • Sosialis Kompromistis: Diwakili oleh Presiden Soekarno. Bung Karno bukan seorang komunis, namun bersikap akomodatif terhadap kelompok kiri guna merangkul semua elemen penentang imperialisme.

Pemikiran Soekarno ini telah tertanam sejak 1926 melalui gagasan persatuan Nasionalisme, Islamisme, dan Marxisme (Nasakom). “Dalam kacamata Bung Karno, tiga kekuatan ini adalah syarat mutlak untuk meruntuhkan kolonialisme,” tambah Anhar.

Namun, di tingkat tapak, integrasi ideologi tersebut memicu benturan keras. Eskalasi politik memuncak ketika Partai Komunis Indonesia (PKI) memanfaatkan ruang Nasakom untuk memperluas pengaruhnya, yang kemudian memicu resistensi ketat dari Angkatan Darat dan kelompok Islam.

Dinamika benturan ideologi global dan lokal inilah yang menjadi salah satu pemicu utama meletusnya salah satu tragedi politik terbesar dalam sejarah Indonesia.

11 komentar untuk “Prof. Dr. Anhar Gonggong : Dua Ideologi di Antara Tokoh Bangsa: Jejak Perang Dingin dalam Pusaran G30S PKI”

  1. Gay pics of thiagoCowgirl threesome sexEbony anal facailSexo anal jovencitasFirst time massive cock storyCaught gays by girlfriends tubesFree sex
    stoies online xnxx Shaven ferret pantyhoseMontero trannyNice big glass of shut
    the fuck upNaked buy a brideAllison madk nudeStreaming mature ebony tubeSatin sex fetish storyRino
    cocks https://xnxxy.cc/ Bbw vid gallGay male illustrated stories freeBack pain in teensWhite
    guys fucking hot black chicsNaked close pictures of girlsFaces gay
    dvdNessa devil pictures porn xnxx French sex life
    styleHollywood hardcore videoTera reids boobAsian recipe
    roll springBabe first analAnal lesions in crohnsMature moms with young guys videosJana irrova smoking fetishNintendo ds adult
    brain gamesCory everson souble analStreaming adult
    video clipOn her back nakedNude pregnat latinas getting fuckedSexy woman pats

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top